Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada hari kedua setelah bursa saham Indonesia dibuka kembali pasca libur Nyepi dan Idulfitri. Pada pembukaan sesi pertama perdagangan Kamis, 26 Maret 2026, IHSG dibuka di level 7.313,665, kemudian merosot 34,810 poin atau setara 0,48 persen dan bergerak di posisi 7.267,311 pada pukul 09.35 WIB.
Data RTI menunjukkan sebanyak 232 saham bergerak melemah, sementara 326 saham menguat, dan 170 saham stagnan. Aktivitas transaksi terpantau sangat tinggi, dengan nilai perdagangan mencapai Rp22,198 triliun dan volume mencapai 11,624 miliar lembar saham hingga menjelang tengah hari.
IHSG Berpeluang Uji Level 7.400
Mengutip dari laman metrotvnews.com, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, IHSG masih memiliki peluang untuk menguji area resistance kuat di rentang 7.380–7.400, namun potensi pelemahan tetap harus diwaspadai bila indeks gagal menembus level psikologis tersebut.
Fanny menambahkan bahwa area 7.170–7.250 menjadi support penting yang harus dijaga agar tren pergerakan IHSG tetap berada pada jalur positif. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG justru ditutup melonjak hingga 2,75 persen, ditopang oleh kuatnya net buy investor asing yang mencapai Rp56 miliar. Saham yang paling banyak dikoleksi asing antara lain AADI, ASII, PTBA, TLKM, dan ITMG.
Sentimen Global: Wall Street dan Bursa Asia Kompak Menguat
Dari pasar internasional, pergerakan bursa global memberikan sentimen positif bagi investor. Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (25/3) menyusul meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Penurunan harga minyak dunia serta adanya komunikasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran ikut mendongkrak optimisme pasar.
Indeks Dow Jones naik 0,66 persen, S&P 500 menguat 0,54 persen, dan Nasdaq meningkat 0,77 persen. Bursa Asia-Pasifik turut bergerak naik, dipimpin oleh Nikkei Jepang yang melesat 2,9 persen, disusul S&P/ASX 200 Australia yang stabil di area positif dengan kenaikan 1,85 persen. Indeks Kosdaq Korea Selatan bahkan mencatat kenaikan signifikan sebesar 3,4 persen, sementara Hang Seng Hong Kong bertambah 1,1 persen.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Analis menyebutkan sejumlah saham yang berpotensi menjadi peluang trading pada perdagangan hari ini, antara lain:
- BUVA – Spec buy di Rp1.025–Rp1.040, cut loss di bawah Rp1.000, target Rp1.090–Rp1.125
- BUMI – Buy on weakness di Rp220–Rp224, cut loss di bawah Rp220, target Rp230–Rp238
- ESSA – Spec buy di Rp745–Rp755, cut loss di bawah Rp745, target Rp765–Rp780
- MBMA – Buy jika menembus Rp735, target Rp755–Rp770, cut di bawah Rp715
- MEDC – Spec buy di Rp1.750, cut loss di bawah Rp1.735, target Rp1.800–Rp1.825
- HUMI – Buy on weakness di Rp174–Rp178, cut loss di bawah Rp170, target Rp188–Rp194
Kesimpulan
Pergerakan IHSG pada awal perdagangan hari ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi setelah libur panjang, di mana volatilitas jangka pendek masih akan menghiasi pergerakan indeks. Dukungan dari sentimen global memberi ruang bagi IHSG untuk kembali mencoba level 7.400, namun pelaku pasar tetap diimbau waspada terhadap potensi pembalikan arah bila tekanan jual kembali meningkat.
Dengan aktivitas transaksi yang tinggi, minat investor asing yang masih stabil, serta peluang teknikal yang terbuka pada sejumlah saham pilihan, pasar saham Indonesia berpotensi bergerak lebih dinamis dalam beberapa hari ke depan.
Sumber referensi
https://www.metrotvnews.com/read/bmRCYXXO-simak-deretan-saham-layak-dikoleksi-untuk-hari-ini










