Musim kemarau 2026 di Indonesia diperkirakan mulai sejak April dan berlangsung hingga September. Perubahan musim ini tidak terjadi serentak, melainkan bertahap di berbagai wilayah. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, sebagian daerah bahkan mengalami kemarau lebih awal dengan kondisi yang cenderung lebih kering dari biasanya.
Kapan Musim Kemarau 2026 Dimulai?
Mengutip data dari Bloombergtechoz, Awal musim kemarau 2026 dimulai secara bertahap dan semakin meluas dari bulan ke bulan.
- April 2026: awal kemarau di sebagian kecil wilayah (16,3%)
- Mei 2026: mulai meluas ke banyak daerah
- Juni 2026: sebagian besar wilayah mulai masuk kemarau
- Juli–Agustus 2026: hampir seluruh Indonesia mengalami musim kering
Dengan pola ini, pertengahan tahun menjadi periode utama perubahan musim.
Daerah Terdampak Kemarau April–Juni 2026
Pada fase awal hingga pertengahan tahun, wilayah yang terdampak terus bertambah secara signifikan.
April 2026 (Awal Kemarau)
Wilayah yang lebih dulu mengalami kemarau antara lain:
- Pesisir utara Jawa bagian barat
- Pesisir utara dan selatan Jawa Tengah
- Sebagian besar DI Yogyakarta
- Sebagian Jawa Timur
- Sebagian Bali
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Sebagian Sulawesi Selatan
Wilayah ini umumnya memiliki karakter iklim yang lebih cepat memasuki musim kering.
Mei 2026 (Mulai Meluas)
Memasuki Mei, cakupan wilayah kemarau bertambah meliputi:
- Aceh bagian utara
- Sebagian Sumatera Utara
- Riau dan Kepulauan Riau
- Jambi dan Sumatera Selatan
- Lampung
- Sebagian besar Pulau Jawa
- Bali bagian tengah
- Sebagian Kalimantan
- Sebagian Sulawesi
- Sebagian Maluku dan Papua
Pada bulan ini, sebagian besar wilayah mulai merasakan penurunan curah hujan.
Juni 2026 (Semakin Dominan)
Pada Juni, musim kemarau semakin meluas dan mendominasi:
- Sebagian besar Aceh
- Sumatera Barat dan Bengkulu
- Kepulauan Bangka Belitung
- Sebagian besar Kalimantan
- Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat
- Papua Barat dan Papua bagian timur
Di fase ini, kondisi kering mulai dirasakan lebih luas di Indonesia.
Juli 2026
Pada periode ini, hanya sebagian wilayah yang baru mulai memasuki musim kemarau.
- Sebagian Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur
- Sebagian besar Sulawesi
- Sebagian Maluku dan Maluku Utara
- Sebagian kecil Papua Barat
Agustus 2026
- Sebagian kecil Kalimantan Timur
- Sulawesi Selatan bagian utara
- Sulawesi Tenggara
- Sulawesi Tengah bagian timur
- Sebagian Maluku
- Papua Pegunungan
Jumlah wilayah baru yang masuk kemarau pada periode ini relatif lebih sedikit karena sebagian besar sudah lebih dulu mengalami musim kering.
Puncak Musim Kemarau 2026
Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026, ketika sebagian besar wilayah mengalami kondisi paling kering.
Wilayah Puncak Juli 2026
- Sebagian Sumatera
- Sebagian kecil Jawa dan Nusa Tenggara
- Kalimantan bagian tengah dan utara
- Sulawesi bagian utara dan tengah
- Sebagian Maluku dan Papua
Wilayah Puncak Agustus 2026
- Sumatera bagian tengah dan selatan
- Jawa bagian tengah hingga timur
- Bali dan Nusa Tenggara Barat
- Sebagian besar Kalimantan
- Sebagian besar Sulawesi
- Maluku dan Papua
Wilayah Puncak September 2026
- Sebagian Lampung
- Sebagian kecil Jawa
- Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi bagian utara dan timur
- Sebagian Maluku dan Papua
Ciri dan Dampak Kemarau 2026
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kemarau 2026 memiliki karakteristik:
- Datang lebih awal di banyak wilayah
- Curah hujan cenderung di bawah normal
- Kondisi lebih kering dari biasanya
Dampak yang Perlu Diwaspadai
- Kekurangan air bersih
- Penurunan hasil pertanian
- Peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan
- Cuaca panas yang berdampak pada kesehatan
Cara Mengantisipasi Musim Kemarau
Untuk mengurangi dampak kemarau, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan:
- Menghemat penggunaan air
- Menyimpan cadangan air
- Tidak membakar lahan
- Memantau informasi cuaca secara rutin
Kesimpulan
Musim kemarau April–September 2026 terjadi secara bertahap dengan puncak pada Agustus. Wilayah Indonesia bagian Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sumatera dan Kalimantan mengalami kemarau dengan waktu yang berbeda-beda.
Memahami pola bulan dan daerah terdampak menjadi kunci agar masyarakat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang lebih kering sepanjang 2026.
Sumber: https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/104073/daftar-wilayah-yang-masuk-musim-kemarau-april-2026-ada-bekasi/2










