Berita Info Tips dan Panduan
Beranda / Tips dan Panduan / 5 Cara Mengemudi Irit BBM, Agar Kantong Tetap Aman

5 Cara Mengemudi Irit BBM, Agar Kantong Tetap Aman

5 Cara Mengemudi Irit BBM, Agar Kantong Tetap Aman
5 Cara Mengemudi Irit BBM, Agar Kantong Tetap Aman

Harga energi yang tidak menentu akibat konflik global membuat banyak pengendara mulai mencari cara untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Efisiensi BBM tidak hanya bergantung pada jenis kendaraan, tetapi juga ditentukan oleh perawatan mesin dan kebiasaan berkendara sehari-hari.

Pembalap reli nasional, Rifat Sungkar, membagikan beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan agar konsumsi BBM lebih hemat. Dia menekankan dua faktor utama: kondisi kendaraan dan perilaku pengemudi di jalan.



Pastikan Mesin Selalu Prima

Menurut Rifat, kondisi mesin merupakan faktor kunci yang menentukan boros atau tidaknya konsumsi BBM. Mesin yang terawat akan bekerja lebih optimal dibandingkan mesin yang mulai menurun performanya.

“Paling menentukan adalah putaran mesin. Kalau mesin dalam kondisi capek, konsumsi bensin pasti berbeda,” kata Rifat.

Dia menyarankan pemilik kendaraan rutin menggunakan pelumas yang sesuai, membersihkan injektor, memastikan filter bahan bakar tetap bersih, serta menjaga sistem pengapian seperti busi agar tetap optimal.

“Mobil modern itu walau sudah canggih tetap membutuhkan perawatan agar tetap berada di titik optimal,” ujarnya.




Hindari Berkendara Agresif

Selain mesin, cara mengemudi juga sangat memengaruhi konsumsi BBM. Rifat menilai gaya berkendara agresif menjadi salah satu penyebab utama boros bahan bakar.

“Kalau nyetirnya nempel mobil depan, rem-gas terus, itu pasti boros,” kata Rifat.

Ia menyarankan pengemudi mengemudi secara halus dan menjaga ritme kendaraan tetap stabil. Mengurangi pola stop-and-go dan menjaga jarak aman dapat membantu menghemat BBM secara signifikan.

“Lalu tetap menjaga jarak aman dan hindari gaya berkendara stop-and-go yang terlalu sering. Itu semua dapat membantu kita menghemat BBM secara signifikan,” katanya.




Pertahankan RPM Rendah

Rifat menekankan pentingnya menjaga putaran mesin rendah sambil mempertahankan kecepatan optimal. Semakin tinggi RPM, semakin banyak energi yang digunakan kendaraan.

“Prinsipnya bukan gaspol. Tapi bagaimana kecepatan itu setinggi mungkin di RPM serendah mungkin,” ujarnya.

Untuk kendaraan otomatis, sistem transmisi biasanya sudah dirancang agar bekerja di titik efisiensi terbaik. Pengemudi juga dapat memanfaatkan mode berkendara “eco” bila tersedia.

Pilih Gigi Yang Tepat Pada Mobil Manual

Bagi mobil manual, pemilihan gigi sangat penting untuk menghemat BBM. Rifat menyarankan menggunakan gigi tinggi dengan RPM rendah agar konsumsi bahan bakar tetap efisien.

“Kalau mau efisien, jangan pertahankan gigi rendah di RPM tinggi. Harus ada penyesuaian,” kata Rifat.




Ubahlah Pola Pikir Berkendara

Lebih jauh, Rifat menekankan bahwa efisiensi BBM juga dipengaruhi oleh mindset pengemudi. Sedikit menahan tenaga dapat memberi dampak besar pada penghematan bahan bakar.

Dengan kombinasi perawatan kendaraan yang tepat dan gaya berkendara yang bijak, penghematan BBM menjadi lebih mudah dicapai. Selain mengurangi pengeluaran, hal ini juga mendukung penggunaan energi yang lebih berkelanjutan.

Rifat menambahkan, kapasitas tangki kendaraan sudah disesuaikan dengan kebutuhan harian. Motor umumnya memiliki tangki 3–7 liter, sedangkan mobil berkisar 35–60 liter. “Ini semua bisa kita lakukan,” ujarnya.

Kesimpulan

Semoga informasi ini bisa membantu pengendara untuk lebih bijak dalam merawat kendaraan dan mengatur gaya berkendara sehari-hari, sehingga konsumsi BBM lebih efisien dan pengeluaran tidak membengkak.



Sumber Referensi

  • https://www.inews.id/otomotif/mobil/5-tips-berkendara-hemat-bbm-ini-harus-diperhatikan-agar-pengeluaran-tak-membengkak/3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan