Untuk jenis BBM subsidi, pemerintah masih mempertahankan harga demi menjaga daya beli masyarakat. Hingga saat ini, harga belum mengalami perubahan signifikan. Berikut kisaran harga BBM subsidi:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Solar subsidi (Biosolar): Rp6.800 per liter
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menahan dampak kenaikan harga minyak dunia. Bahkan hingga periode menjelang Lebaran 2026, harga BBM subsidi tetap dipertahankan tanpa kenaikan.
Harga BBM Non Subsidi Mengalami Kenaikan
Berbeda dengan BBM subsidi, jenis non subsidi seperti Pertamax dan Dexlite mengalami kenaikan harga sejak 1 Maret 2026. Penyesuaian ini dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak global serta nilai tukar rupiah. Berikut kisaran harga BBM non subsidi terbaru:
- Pertamax: sekitar Rp12.300 per liter
- Pertamax Turbo: sekitar Rp13.100 per liter
- Pertamax Green 95: sekitar Rp12.900 per liter
- Dexlite: sekitar Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex: sekitar Rp14.500 per liter
Kenaikan ini rata-rata berada di kisaran Rp200 hingga Rp950 per liter dibandingkan periode sebelumnya. Selain Pertamina, sejumlah penyedia BBM lain seperti Shell, BP, dan Vivo juga melakukan penyesuaian harga dengan tren yang sama, yaitu kenaikan pada BBM beroktan tinggi.
Penyebab Harga BBM Berubah
Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi harga BBM di Indonesia:
- Harga Minyak Dunia
Kenaikan harga minyak global berdampak langsung pada BBM non subsidi, karena mengikuti mekanisme pasar. - Nilai Tukar Rupiah
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS dapat meningkatkan biaya impor minyak mentah. - Kebijakan Pemerintah
Harga BBM subsidi tetap dikendalikan melalui anggaran negara (APBN), sehingga tidak langsung mengikuti pasar. - Momentum Musim Liburan
Menjelang periode mudik atau libur panjang, permintaan meningkat sehingga turut memengaruhi kebijakan harga.
Cek Harga Resmi BBM Terbaru
Untuk memastikan harga BBM yang paling akurat dan terbaru, masyarakat dapat mengakses situs resmi berikut Cek Harga BBM Pertamina Resmi. Website tersebut menyediakan update harga BBM di berbagai wilayah Indonesia secara berkala.
Kesimpulan
Harga BBM hari ini menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Pemerintah masih menahan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar agar tetap terjangkau. Sementara itu, BBM non subsidi sudah mengalami kenaikan sejak awal Maret 2026 dan kini berada pada posisi harga terbaru tanpa perubahan tambahan.
Situasi ini menandakan bahwa meskipun tekanan global masih ada, kebijakan dalam negeri berhasil menjaga stabilitas harga untuk sebagian besar masyarakat. Namun, potensi perubahan tetap ada, terutama jika harga minyak dunia kembali bergejolak.
Sumber
https://www.kompas.id/artikel/harga-bbm-oktan-tinggi-naik-harga-pertamax-dan-pertalite-tetap


