Syaikh Prof. Dr. Ali Jum’ah dikenal bukan hanya sebagai ulama dan mufti, tetapi juga sebagai penulis produktif yang menjadikan aktivitas menulis sebagai bagian penting dari perjalanan intelektualnya. Meskipun memiliki kesibukan akademik dan kelembagaan yang sangat padat, ia justru menjadikan aktivitas ilmiah tersebut sebagai sumber inspirasi untuk terus melahirkan karya-karya baru. Bagi beliau, menelaah teks dan menulis merupakan bagian dari hobi sekaligus tanggung jawab keilmuan.
Secara umum, karya-karya Syaikh Ali Jum’ah dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu karya tulis, karya tahkik, dan karya tulis lepas (artikel). Pembagian ini mencerminkan luasnya cakupan aktivitas ilmiahnya yang tidak hanya terbatas pada penulisan buku, tetapi juga mencakup kajian manuskrip klasik serta kontribusi dalam forum ilmiah modern.
Karya Tulis (Karya Ilmiah Utama)
Kategori pertama adalah karya tulis yang secara khusus disusun untuk menjawab berbagai persoalan keislaman kontemporer maupun kajian akademik dalam bidang ushul fikih dan hukum Islam. Karya-karya ini sering kali merupakan hasil sintesis dari berbagai pemikiran yang pernah ia sampaikan dalam pengajian, seminar, maupun fatwa.
Beberapa karya penting dalam kategori ini antara lain:
- al-Bayān Limā Yasygal al-Adzhān (dua jilid)
- al-Kalim ath-Tayyib Fatāwā ‘Ashriyyah (dua jilid)
- al-Hukm asy-Syar‘ī ‘Inda al-Ushūliyyīn
- al-Madkhal ilā Dirāsāt al-Madzāhib al-Fiqhiyyah
- ath-Tarīq ilā at-Turāts al-Islāmī
- al-Mar’ah fī al-Ḥadhārah al-Islāmiyyah
- Qadhiyyah Tajdīd Ushūl al-Fiqh
- ‘Alāqah Ushūl al-Fiqh bi al-Falsafah
- al-Ijmā‘ ‘Inda al-Ushūliyyīn
- an-Naskh ‘Inda al-Ushūliyyīn
- Aliyāt al-Ijtihād
- al-Imām asy-Syāfi‘ī wa Madrasatuhu al-Fiqhiyyah
Karya-karya ini menunjukkan fokus utama pemikiran beliau pada penguatan metodologi hukum Islam serta upaya pembaruan ushul fikih agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Karya Tahkik (Editing Manuskrip Klasik)
Kategori kedua adalah karya tahkik, yaitu upaya ilmiah dalam mengkaji, mengedit, dan menerbitkan kembali manuskrip ulama klasik. Aktivitas ini menunjukkan kedalaman beliau dalam memahami tradisi keilmuan Islam klasik serta kontribusinya dalam melestarikan warisan intelektual Islam.
Beberapa karya tahkik yang dilakukan antara lain:
- Hasyiah Jauharah at-Tauhīd – karya Ibrahim al-Bājuri
- al-Furūq wa Anwār al-Burūq fī Anwā‘ al-Furūq – karya Ahmad bin Idris al-Qarāfi
- at-Tajrīd fī Muqāranah al-Fiqh al-Hanafī wa asy-Syāfi‘ī – karya al-Qaduri
- Riyādh ash-Shālihīn – karya Imam an-Nawawi
- Syarh Alfiyyah as-Sīrah – karya al-Ajhuri
Melalui tahkik ini, Syaikh Ali Jum’ah berperan dalam menjaga keotentikan teks klasik sekaligus memudahkan akses bagi generasi modern.
Karya Tulis Lepas (Artikel dan Makalah Ilmiah)
Kategori ketiga adalah karya tulis lepas berupa artikel, makalah, dan paper ilmiah yang disampaikan dalam berbagai seminar internasional maupun diterbitkan di media akademik dan publik.
Beberapa di antaranya adalah:
- Ar-Riqābah asy-Syar‘iyyah Musykilatuhā wa Turuq Tathwīrihā (Muktamar Ulama India IV)
- Az-Zakāh (Muktamar Ulama India V)
- An-Namudzaj al-Ma‘rifī al-Islāmī (Seminar al-Manhajiyyah, Yordania)
Karya-karya ini menunjukkan keterlibatannya dalam diskursus global serta kemampuannya menjawab isu-isu kontemporer umat Islam.
Kesimpulan
Karya-karya Syaikh Prof. Dr. Ali Jum’ah mencerminkan keluasan wawasan dan kedalaman keilmuannya dalam bidang ushul fikih dan hukum Islam. Melalui karya tulis, tahkik manuskrip, dan artikel ilmiah, ia berhasil menghubungkan tradisi keilmuan klasik dengan kebutuhan intelektual modern. Kontribusinya tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan Islam, tetapi juga memperkuat posisi ushul fikih sebagai disiplin yang dinamis dan relevan sepanjang zaman.


Komentar