Perayaan Idul Adha 2026 menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di Indonesia. Tidak sedikit masyarakat yang ingin mengetahui kapan tepatnya Idul Adha dirayakan, mengingat penentuannya sering kali berbeda antara organisasi keagamaan dan pemerintah.
Selain berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, kepastian tanggal ini juga berperan penting dalam menyusun rencana libur nasional maupun kegiatan bersama keluarga.
Berikut ulasan lengkap terkait jadwal dan penetapan Idul Adha 2026.
Penetapan Muhammadiyah
Muhammadiyah melalui Pimpinan Pusat (PP) telah menetapkan awal Ramadan, Syawal, hingga Zulhijah 1447 Hijriah. Penentuan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang digunakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.
Mengacu pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang diumumkan di Yogyakarta pada 22 September 2025, Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah) ditetapkan jatuh pada Rabu Wage, 27 Mei 2026.
Penetapan tersebut juga berlandaskan pada konsep Kalender Hijriah Global Tunggal yang merupakan hasil Musyawarah Nasional Tarjih Muhammadiyah tahun 2024 di Pekalongan.
Penetapan Pemerintah
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama belum menetapkan secara resmi tanggal Idul Adha 2026. Seperti biasanya, keputusan akan ditentukan melalui Sidang Isbat yang mempertimbangkan hasil rukyatul hilal.
Meski demikian, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Cuti Bersama Idul Adha 2026
Berdasarkan keputusan SKB 3 Menteri, pemerintah menetapkan Kamis, 28 Mei 2026 sebagai cuti bersama dalam rangka Idul Adha. Penetapan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk menikmati libur lebih panjang atau long weekend.
Meski demikian, masyarakat tetap dianjurkan menunggu hasil resmi Sidang Isbat guna memastikan keseragaman penetapan Hari Raya Idul Adha di Indonesia.
Kesimpulan
Idul Adha 2026 diperkirakan berlangsung pada 27 Mei 2026, mengacu pada penetapan Muhammadiyah serta jadwal dalam SKB pemerintah. Meski demikian, keputusan resmi dari pemerintah masih menunggu hasil Sidang Isbat.
Dengan informasi tersebut, masyarakat sudah dapat mulai mempersiapkan pelaksanaan ibadah kurban sekaligus menyusun rencana libur dengan lebih baik.


Komentar