Memasuki pembaruan data Mei 2026, layanan pengisian kendaraan listrik di Sumatera Utara semakin berkembang seiring meningkatnya adopsi mobil listrik di masyarakat. Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Pematangsiantar mencatat bahwa terdapat 14 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang telah aktif dan tersebar di berbagai wilayah Sumut untuk mendukung kebutuhan energi kendaraan listrik secara merata.
Sebaran Lokasi SPKLU di Sumatera Utara 2026
Berikut daftar 14 SPKLU yang dapat digunakan masyarakat:
- SPKLU City View Medan
- PLN HVT Amir Hamzah
- PLN ULP Medan Kota
- PLN ULP Medan Baru
- PLN Nomensen
- PLN ULP Binjai
- PLN ULP Tebing Tinggi
- PLN ULP Balige
- PLN ULP Berastagi
- PLN ULP Pangururan
- PLN ULP Parapat
- PLN ULP Rantau Prapat Kota
- PLN ULP Pematangsiantar Kota
- PLN UP3 Sibolga
Keberadaan titik-titik pengisian ini membuat pengguna kendaraan listrik lebih mudah melakukan perjalanan jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya, terutama di jalur utama dan kawasan wisata Sumut.
Kapasitas dan Pola Penggunaan Harian
Di Kota Pematangsiantar, SPKLU memiliki kapasitas pengisian sekitar maksimal empat kendaraan per hari dalam kondisi normal. Namun, saat akhir pekan atau periode libur panjang, jumlah kendaraan yang melakukan pengisian dapat meningkat lebih dari kapasitas standar tersebut.
Secara rata-rata, konsumsi energi harian pada satu titik SPKLU mencapai sekitar 200 kWh, dengan kebutuhan satu mobil listrik sekitar 50 kWh per pengisian penuh. Biaya pengisian yang dikenakan berada di kisaran Rp250.000 per kendaraan, tergantung kapasitas baterai dan jenis kendaraan.
Peningkatan Pengguna Kendaraan Listrik
Pihak PLN juga mencatat bahwa penggunaan SPKLU di Sumatera Utara mayoritas berasal dari warga lokal. Namun, pada momen libur, pengguna dari luar daerah turut mendominasi antrian pengisian.
Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya penjualan mobil listrik di Indonesia, termasuk dari berbagai produsen global, terutama pabrikan asal Tiongkok yang semakin agresif memasuki pasar nasional.
Kesimpulan
Hingga Mei 2026, keberadaan 14 SPKLU di Sumatera Utara menjadi bukti nyata percepatan infrastruktur kendaraan listrik di daerah. Dengan sebaran lokasi yang semakin luas, kapasitas layanan yang stabil, serta dukungan dari PLN, masyarakat kini memiliki akses lebih mudah untuk beralih ke transportasi ramah lingkungan. Pertumbuhan ini juga menandai meningkatnya ekosistem kendaraan listrik yang lebih siap di masa depan


Komentar