Salah satu hal yang paling banyak dicari saat menjelang hari raya adalah bacaan niat salat Idul Adha lengkap beserta tata cara pelaksanaannya.
Meski salat ini hanya dilakukan setahun sekali, masih banyak orang yang ingin memastikan kembali urutan dan bacaannya agar ibadah berjalan dengan khusyuk dan sesuai sunnah.
Salat Idul Adha sendiri termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah.
Karena itu, memahami niat, jumlah takbir, hingga tata cara salat Idul Adha menjadi hal penting sebelum mengikuti pelaksanaannya.
Niat Salat Idul Adha Arab-Latin
terdapat dua lafal niat salat Idul Adha yakni niat yang singkat dan panjang. Berikut bacaan lengkapnya:
Versi Pendek
Bacaan niat salat Idul Adha untuk Imam:
- Arab
أُصَلِّيْ رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى إِمَامًا للهِ تَعَــــــــالَى - Latin
Ushallî rak’ataini sunnata-li ‘îdil adl-hâ imâman lillâhi ta’âlâ - Artinya
“Aku niat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha sebagai imam karena Allah Ta’âlâara.”
Bacaan niat salat Idul Adha untuk makmum:
- Arab
أُصَلِّيْ رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى مَأْمُوْمًا للهِ تَعَــــــــالَى - Latin
Ushallî rak’ataini sunnata-li ‘îdil adl-hâ ma’mûman lillâhi ta’âlâ - Artinya
“Aku niat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha sebagai makmum karena Allah Ta’âlâ.”
Versi Panjang
Bacaan niat salat Idul Adha untuk Imam:
- Arab
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى - Latin
Ushallî sunnata-li ‘îdil adl-hâ rakatain mustaqbilal qiblati imâman lillâhi ta’âlâ - Artinya
“Aku niat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha dua rakaat, menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Bacaan niat salat Idul Adha untuk Makmum:
- Arab
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى - Latin
Ushallî sunnata-li ‘îdil adl-hâ rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’mûman lillâhi ta’âlâ. - Artinya
“Aku niat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha dua rakaat, menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Jam Berapa Pelakasanaan Salat Idul Adha?
Pelaksanaan salat Idul Adha boleh dilakukan sejak matahari terbit hingga menjelang waktu Zuhur. Biasanya, sejumlah masjid menjadwalkan salat Idul Adha dari pukul 07.00-08.00 waktu setempat.
Adapun niat di atas dibaca menjelang takbiratul ihram. Lafal boleh dibaca dengan menggunakan bahasa lokal setempat.Perlu diingat, bahwa lafal niat membantu orang yang hendak salat sehingga lebih fokus pada niatnya.
Paling utama yakni getaran batin tentang salat Idul Adha itu sendiri. Sebagaimana Imam Ramli mengatakan:
وَيُنْدَبُ النُّطْقُ بِالمَنْوِيْ قُبَيْلَ التَّكْبِيْرِ لِيُسَاعِدَ اللِّسَانُ القَلْبَ وَلِأَنَّهُ أَبْعَدُ عَنِ الوِسْوَاسِ وَلِلْخُرُوْجِ مِنْ خِلاَفِ مَنْ أَوْجَبَهُ
Artinya: “Disunahkan melafalkan niat menjelang takbir (shalat) agar lisan dapat membantu (kekhusyukan) hati, agar terhindar dari gangguan hati dan karena menghindar dari perbedaan pendapat yang mewajibkan melafalkan niat”. (Nihayatul Muhtaj, juz I,: 437).
Kesimpulan
Semoga informasi ini membantu Anda mengetahui niat salat Idul Adha dan jadwal pelaksanaan salatnya.


Komentar