Berita
Beranda / Berita / Terima Kunjungan Duta Besar Finlandia, Wali Kota Medan Kenalkan Beragam Potensi Kota Medan

Terima Kunjungan Duta Besar Finlandia, Wali Kota Medan Kenalkan Beragam Potensi Kota Medan

Terima Kunjungan Duta Besar Finlandia, Wali Kota Medan Kenalkan Beragam Potensi Kota Medan
Terima Kunjungan Duta Besar Finlandia, Wali Kota Medan Kenalkan Beragam Potensi Kota Medan

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, H.E. Pekka Kaihilahti, di Balai Kota, Kamis (18/6/2026).




Dalam pertemuan dengan Dubes Finlandia tersebut, Rico Waas membahas peluang investasi besar hingga topik menarik terkait proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun.

Menurut Wali Kota Medan tersebut, saat ini Kota Medan menghadapi tantangan besar terkait produksi sampah yang mencapai 1.500 ton per hari.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemko Medan mendapat bantuan Pemerintah Pusat untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi. Proyek PSEL ini diklaim mampu memproses hingga 2.000 ton sampah per hari. Adapun energi listrik yang dihasilkan nantinya akan langsung dialirkan ke jaringan listrik PLN.




Tidak cukup sampai di situ, Rico Waas juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah lainnya di bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat seperti pengembangan Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan pemberian makan bergizi gratis (MBG).

Dalam kesempatan itu pula, Rico Waas selaku Wali Kota Medan dengan bangga memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Medan sebagai kota multikultural yang kaya akan agama, suku, budaya, hingga kulinernya. Rico Waas menyebutkan bahwa Kota Medan termasuk kota terbesar di Sumatera yang memiliki infrastruktur dan fasilitas yang memadai seperti dermaga pelabuhan di Belawan dan Kawasan Industrian Medan (KIM).



“Sebagai kota terbesar di Sumatera, pertumbuhan ekonomi kota Medan mencapai 6.5%. Kekuatan utama Medan terletak pada pusat logistik, transportasi, dan pergudangan, gerbang maritim strategis yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan internasional seperti Malaysia, Singapura, Myanmar, Kamboja, dan China,” kata Rico Waas seperti yang dikutip dari laman portal.medan.go.id

Disisi lain, Dubes Finlandia H.E Pekka Kaihilahti mengapresiasi sikap keterbukaan Kota Medan. Menurutnya, meskipun Finlandia dan Indonesia memiliki jarak geografis yang cukup jauh, kedua negara memiliki kesamaan pandangan dan tujuan dalam berbagai bidang pembangunan.




Pekka juga menegaskan komitmen sejumlah perusahaan teknologi asal Finlandia, termasuk Nokia, yang saat ini tidak hanya bergerak di sektor telekomunikasi, tetapi juga berfokus pada pengembangan infrastruktur digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), keamanan siber, serta pusat data (data center).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan