Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga tahun 2026 mulai berlangsung secara bertahap dan menjadi informasi yang paling banyak dicari oleh masyarakat. Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ingin memastikan apakah dana bantuan sudah masuk ke tahap pencairan atau masih dalam proses verifikasi.
Baca Juga: Cara Cek PKH dan BPNT Juli 2026 Secara Online, Pencairan Tahap 3 Sudah Dimulai
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menjadwalkan penyaluran BPNT tahap 3 dimulai sejak 20 Juli 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul yang menyebutkan bahwa distribusi bantuan untuk triwulan ketiga dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan data dan mekanisme penyaluran di setiap daerah.
“Mudah-mudahan tanggal 20 Juli sudah mulai penyaluran,” ujar Gus Ipul yang dilansir dari KompasTV, Kamis (9/7/2026).
Pada tahap ini, setiap KPM yang memenuhi syarat akan menerima bantuan sebesar Rp600.000. Nilai tersebut merupakan akumulasi bantuan sebesar Rp200.000 per bulan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Cek BPNT Tahap 3 Melalui Aplikasi
Salah satu metode paling praktis untuk pengecekan bansos BPNT adalah menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos dari Kemensos. Setelah aplikasi terpasang di ponsel, masyarakat dapat langsung mengecek status penerima bantuan.
Adapun sebgai berikut langkah-langkah pengecekan bansos lewat aplikasi cek bansos:
- Download dan instal aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi kemudian pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Isi kode verifikasi yang muncul.
- Tekan tombol “Cari Data”.
Apabila data telah diproses, sistem akan menampilkan informasi meliputi:
- Nama penerima bantuan.
- Umur penerima.
- Jenis bantuan yang diterima, termasuk BPNT.
- Status penerima.
- Periode bantuan JUL–SEP 2026.
Jika pada kolom status muncul tulisan “YA”, berarti nama tersebut telah resmi ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sementara apabila penyaluran sedang berlangsung, biasanya akan muncul keterangan “Proses Transfer”, yang menandakan bantuan sedang diproses menuju rekening atau jalur penyaluran yang telah ditentukan.
Cek Bansos BPNT Lewat Website Resmi Kemensos
Selain menggunakan aplikasi, masyarakat juga dapat melakukan cara cek BPNT melalui website resmi Kemensos tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Anda juga bisa mengikuti langkah pengecekan bansos lewat website resmi kemensos sebagai berikut ini:
- Kunjungi laman resmi kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tertera pada KTP.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Klik tombol “Cari Data”.
Sistem kemudian akan menampilkan hasil pencarian yang berisi informasi mengenai status penerima, jenis bantuan sosial yang diterima, serta periode penyaluran BPNT.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat memastikan apakah namanya masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial atau belum masuk dalam daftar penerima pada tahap berjalan.
Jadwal Pencairan BPNT Tahap 3
Penyaluran BPNT tahap ketiga dilakukan untuk periode Juli hingga September 2026. Meski pemerintah telah memulai proses pencairan sejak 20 Juli, waktu diterimanya bantuan dapat berbeda di setiap daerah.
Perbedaan jadwal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
- Proses validasi dan pemutakhiran data penerima.
- Kelengkapan administrasi daerah.
- Mekanisme distribusi melalui bank penyalur Himbara.
- Penyaluran melalui PT Pos Indonesia di wilayah tertentu.
Karena itu, sebagian penerima mungkin memperoleh bantuan lebih awal, sedangkan lainnya masih harus menunggu hingga proses distribusi selesai di daerah masing-masing.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Status BPNT Belum Muncul?
Tidak sedikit masyarakat yang mendapati hasil pengecekan bansos BPNT belum menampilkan periode JUL–SEP 2026 atau belum menunjukkan perubahan status penyaluran.
Kondisi tersebut belum tentu berarti bantuan dibatalkan. Sebab, proses distribusi masih berlangsung secara bertahap di seluruh Indonesia.
Apabila mengalami kondisi tersebut, lakukan beberapa langkah berikut:
- Mengecek status bansos secara berkala melalui aplikasi maupun website resmi Kemensos.
- Menghubungi pendamping sosial di wilayah tempat tinggal.
- Mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk memastikan data penerima telah sesuai.
Dengan melakukan pengecekan secara berkala, masyarakat dapat mengetahui apabila status pencairan telah berubah menjadi proses transfer atau bantuan sudah siap disalurkan.
Dengan memanfaatkan layanan resmi tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi yang akurat, tetapi juga dapat segera mengetahui apabila terdapat perubahan status penerima atau peluang untuk mengusulkan diri sebagai calon penerima bantuan sosial pada periode berikutnya.


