Pengecekan bansos PKH kini dapat dilakukan dengan lebih mudah tanpa memerlukan proses yang rumit. Masyarakat hanya perlu menggunakan ponsel yang terhubung ke internet untuk mengetahui status penerima bantuan secara online melalui layanan resmi yang telah disediakan pemerintah.
Kemudahan tersebut diberikan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai status kepesertaan PKH dengan lebih cepat. Mengingat Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bantuan sosial yang paling banyak diminati, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.
PKH bertujuan membantu keluarga miskin dan rentan dalam memenuhi kebutuhan dasar melalui pemberian bantuan tunai. Besaran bantuan yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berbeda-beda karena disesuaikan dengan komponen atau kategori penerima, seperti ibu hamil, anak sekolah, lanjut usia, maupun penyandang disabilitas berat.
Penyaluran bansos PKH dilakukan dalam empat tahap setiap tahun, dengan masing-masing tahap mencakup periode tiga bulan. Bagi Anda yang ingin mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima PKH, simak panduan pengecekan status bansos PKH pada pembahasan berikut.
Apa Itu Bansos PKH?
Bansos PKH atau Program Keluarga Harapan merupakan bantuan sosial yang diciptakan pemerintah untuk membantu masyarakat Indonesia yang miskin atau kurang mampu untuk menjadi lebih sejahtera. Seperti yang dinyatakan sebelumnya penyaluran bansos PKH ini dibedakan untuk setiap kategorinya. Pemerintah akan membedakan dana yang diterima oleh Balita, dengan anak SD, SMP, bahkan SMA, dan hal ini juga berlaku dengan kategori penerima bansos PKH lainnya.
Adapun besaran dana bansos PKH sebagai berikut:
| Kategori Penerima PKH | Bantuan per Tahun | Bantuan per Tahap |
|---|---|---|
| Ibu hamil/nifas | Rp3.000.000 | Rp750.000 |
| Anak usia dini (0–6 tahun) | Rp3.000.000 | Rp750.000 |
| Anak SD/sederajat | Rp900.000 | Rp225.000 |
| Anak SMP/sederajat | Rp1.500.000 | Rp375.000 |
| Anak SMA/sederajat | Rp2.000.000 | Rp500.000 |
| Penyandang disabilitas berat | Rp2.400.000 | Rp600.000 |
| Lanjut usia (lansia) | Rp2.400.000 | Rp600.000 |
Pengecekan Bansos PKH
Bansos PKH dapat dicek melalui dua metode, yaitu secara online dan offline. Kedua metode tersebut memiliki perbedaan dalam cara penggunaannya. Pengecekan secara online biasanya dilakukan oleh masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan layanan digital, seperti pekerja atau pengguna internet aktif. Sementara itu, pengecekan PKH secara offline lebih diperuntukkan bagi masyarakat yang belum terbiasa dengan teknologi digital atau mengalami kendala dalam mengakses layanan online.
Adapun langkah-langkah cek bansos PKH sebagai berikut:
Cek PKH Secara Online
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Download aplikasi Cek Bansos di Playstore atau Appstore.
- Buka aplikasi Cek Bansos.
- Klik Cek Bansos pada halaman utama aplikasi.
- Ketik NIK KTP dengan benar.
- Klik Cari Data.
- Tunggu hingga aplikasi menampilkan hasil pengecekan bansos BPNT.
Melalui Situs Resmi
- Kunjungi atau buka link resmi cek bansos https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukan NIK KTP dengan benar sesuai dengan data milik KPM.
- Ketik ulang Kode Huruf atau Captcha yang ada pada laman pengecekan.
- Periksa ulang semua yang telah dimasukan.
- Klik Cari Data pada bagian akhir laman.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pengecekan bansos BPNT.
Pengecekan Bansos PKH Secara Offline
- Datang langsung ke lokasi pengecekan seperti Kantor Lurah atau Desa dengan membawa KTP asli.
- Sampaikan maksud dan tujuan kepada petugas.
- Serahkan KTP dan ikuti arahan petugas.
- Tunggu hingga petugas memberikan hasil pemeriksaan status penerima bansos milik kalian.
Jadwal Penyaluran Bansos PKH
Berikut merupakan jadwal penyaluran bansos PKH:
- Tahap 1 : Januari – Maret
- Tahap 2 : April – Juni
- Tahap 3 : Juli – September
- Tahap 4 : Oktober – Desember
Dengan adanya layanan pengecekan bansos PKH secara online dan offline, masyarakat kini dapat mengetahui status kepesertaan bantuan dengan lebih mudah dan cepat. Pastikan data yang digunakan sesuai dengan dokumen resmi agar proses pengecekan berjalan lancar.
Bagi masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima PKH, penting untuk memahami jadwal penyaluran serta memastikan bantuan diterima sesuai dengan kategori masing-masing. Sementara bagi yang belum terdaftar, dapat melakukan pembaruan data melalui pihak terkait agar berkesempatan mendapatkan bantuan apabila memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.


