Memasuki penerimaan mahasiswa baru, banyak lulusan SMA/SMK mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk sekolah kedinasan yang tentunya populer di Indonesia. Perlu diketahui, proses seleksi sekolah kedinasan memiliki proses seleksi yang ketat, sehingga calon peserta yang mendaftar di tahun 2026 harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengingatkan calon pelamar untuk menyiapkan dokumen penting sebelum pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka. Persiapan ini penting agar pendaftaran melalui portal SSCASN berjalan lancar. Selain dokumen, calon peserta harus mengenali daftar instansi seperti PKN STAN dan IPDN untuk memahami persyaratan, jadwal seleksi, dan laman resmi pendaftaran. Berikut dibawah ini Dokumen yang Harus Disiapkan Beserta Daftar 9 Instansi Penyelenggara sekolah Kedinasan 2026.
Daftar Persiapan Sekolah Kedinasan 2026
Saat ini pemerintah belum membuka pendaftaran sekolah kedinasan 2026, namun Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengingatkan calon pelamar untuk menyiapkan dokumen penting sebelum pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka. Persiapan ini penting agar pendaftaran melalui portal SSCASN berjalan lancar. Berikut daftar persiapan yang bisa dilakukan oleh calon peserta:
Membuat Akun di Portal BKN
Sebelum pendaftaran sekolah kedinasan 2026 dibuka, calon peserta membuat akun di portal BKN dengan mempersiapkan hal ini:
- Nomor Identitas (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
Dokumen Persiapan
Daftar Dokumen yang perlu dipersiapkan saat pendaftaran dibuka:
- Scan KTP/KIA/KK
- Scan Akte kelahiran
- Scan Ijazah
- Scan Transkrip Nilai Ijazah
Untuk informasi selengkapnya dapat mengecek laman resmi masing-masing Sekolah Kedinasan!
Daftar Instansi Penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026
Terdapat 9 instansi yang membuka sekolah kedinasan yaitu:
- Kementerian Keuangan RI
- Kementerian Dalam Negeri RI
- Kementerian Perhubungan RI
- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
- Kementerian Hukum RI
- Badan Pusat Statistik
- Badan Intelijen Negara
- Badan Siber dan Sandi Negara
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Berikut adalah informasi mengenai daftar institusi penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026, lengkap dengan lokasi kampus dan situs resmi yang bisa diakses oleh calon peserta untuk mengetahui detail pendaftaran, syarat, dan jadwal seleksi.
Kementerian Keuangan RI
Kementerian Keuangan mengadakan proses seleksi melalui Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN. Institusi ini melahirkan lulusan di bidang keuangan negara, pajak, pabean, serta manajemen aset pemerintahan. PKN STAN menjadi salah satu lembaga kedinasan yang paling banyak diminati setiap tahunnya.
Situs resmi: spmb. pknstan. ac.id
Kementerian Dalam Negeri RI
Di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri, terdapat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Lembaga ini bertujuan menciptakan kader pemerintahan yang akan bekerja di tingkat pemerintah pusat maupun daerah dengan sistem pendidikan yang berbasis asrama.
Situs resmi: spcp. ipdn. ac.id
Kementerian Perhubungan RI
Kementerian Perhubungan mengelola beberapa sekolah kedinasan yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga kerja di sektor transportasi, termasuk darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Seluruh proses penerimaan dilaksanakan melalui sistem Sipencatar.
Situs resmi: sipencatar. kemenhub. go.id
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
Pada tahun 2026, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyelenggarakan program pendidikan di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas). Institusi ini mempersiapkan calon aparatur yang fokus pada keimigrasian dan pemasyarakatan.
Situs resmi: catar. kemenkumham. go.id
Kementerian Hukum RI
Kementerian Hukum mendirikan Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) sebagai institusi pendidikan yang menitikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia dalam sektor hukum dan pengayoman. Keberadaan institusi ini merupakan langkah menyesuaikan struktur kementerian pada tahun 2026.
Laman resmi: poltekpin. ac.id
Badan Pusat Statistik (BPS)
BPS menjalankan Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS) yang bertujuan menghasilkan tenaga profesional di bidang statistika dan komputasi statistik untuk mendukung penyediaan data nasional.
Laman resmi: spmb. stis. ac.id
Badan Intelijen Negara (BIN)
BIN membuka kesempatan penerimaan melalui Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). Institusi ini mendidik calon anggota intelijen yang akan bertanggung jawab dalam mendukung keamanan nasional.
Laman resmi: ptb.stin. ac.id
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
BSSN menyelenggarakan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) yang berfokus pada pendidikan terkait keamanan siber, kriptografi, serta perlindungan sistem informasi negara.
Laman resmi: penerimaan. poltekssn. ac.id
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
BMKG mengadakan seleksi melalui Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG). Lulusan dari institusi ini dipersiapkan untuk menjadi tenaga ahli di sektor cuaca, iklim, geofisika, dan instrumentasi meteorologi.
Laman resmi: ptb.stmkg. ac.id
Seluruh tahapan seleksi untuk Sekolah Kedinasan 2026 dilaksanakan melalui portal SSCASN untuk Sekolah Kedinasan, sedangkan informasi teknis mengenai syarat, jadwal, kuota, program studi, serta pengumuman dapat diakses melalui laman resmi masing-masing institusi yang menyelenggarakan.
Kesimpulan
Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengingatkan agar calon pelamar menyiapkan dokumen penting sebelum pendaftaran dibuka. Calon peserta harus membuat akun di portal BKN dan menyiapkan dokumen seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah, dan transkrip nilai. Ada 9 instansi yang membuka sekolah kedinasan, termasuk Kementerian Keuangan, Dalam Negeri, Perhubungan, Imigrasi, Hukum, BPS, BIN, BSSN, dan BMKG.


