Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perhubungan melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, termasuk melalui program mudik gratis bagi masyarakat.
Selain menyediakan ribuan kursi bagi pemudik, pemerintah juga melakukan sejumlah langkah pengamanan transportasi untuk memastikan perjalanan berlangsung aman.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mempersiapkan angkutan Lebaran tahun ini.
“Program ini menjadi solusi untuk perjalanan pulang kampung yang aman, nyaman dan tanpa biaya bagi warga Sumatera Utara,” ujar Rochani dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (6/3/2026) lalu.
Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain pemeriksaan kelaikan kendaraan di terminal dan pool bus, pelaksanaan tes urine bagi pengemudi, serta koordinasi bersama Jasa Raharja, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumut, dan Dinas Kesehatan.
Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sumut Riris Sijabat menambahkan bahwa pemerintah bersama instansi terkait juga telah melakukan survei jalur mudik di Sumatera Utara.
“Untuk perjalanan mudik gratis yang tidak bisa dilalui via Batu Lobang karena masih dalam proses perbaikan dan dijanjikan BBPJN akan selesai bulan Desember tahun ini. Jadi untuk bus mudik gratis akan dilalui dari Simpang Rampa – Poriaha sampai ke Sibolga,” jelas Riris.
Dari hasil survei tersebut ditemukan sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan, kecelakaan, maupun longsor sehingga akan menjadi perhatian dalam pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

















