Dalam sebuah pertemuan strategis dengan tokoh-tokoh masyarakat, calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) asli Jakarta, khususnya warga Betawi. Salah satu janji politik utama yang disampaikan adalah memastikan anak-anak Betawi menjadi prioritas utama dalam penerimaan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) tingkat daerah yang akan dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jakarta. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memutus mata rantai ketimpangan pendidikan di ibu kota.
Visi Pendidikan untuk Putra Daerah
Pramono Anung mengungkapkan bahwa selama ini banyak potensi anak muda Betawi yang terhambat oleh akses pendanaan pendidikan yang tinggi, terutama untuk melanjutkan studi ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3). Dengan adanya “LPDP Jakarta”, Pemerintah Provinsi akan memiliki dana abadi khusus pendidikan yang alokasinya dapat dikontrol secara mandiri. Pramono menekankan bahwa pemberian prioritas kepada anak Betawi bukan bermaksud untuk bersikap diskriminatif terhadap warga lain, melainkan sebagai bentuk penghormatan dan afirmasi bagi penduduk asli yang telah lama menjadi pilar budaya di Jakarta.
Mekanisme Seleksi dan Persyaratan
Meskipun menjadi prioritas, Pramono menjelaskan bahwa standar kualitas tetap menjadi pokok utama. Anak-anak Betawi yang ingin mendapatkan beasiswa ini tetap harus melalui proses seleksi yang transparan dan kompetitif. Namun, pemerintah akan memberikan kuota khusus atau poin tambahan dalam aspek penilaian tertentu bagi mereka yang memiliki identitas sebagai warga Betawi asli. Beasiswa ini direncanakan tidak hanya mencakup biaya kuliah di universitas ternama di dalam negeri, tetapi juga membuka peluang lebar untuk menempuh pendidikan di luar negeri guna memperluas wawasan global para pemuda Betawi.
Dampak Sosial dan Pelestarian Budaya
Selain peningkatan kapasitas akademik, program ini diharapkan memiliki dampak jangka panjang terhadap pelestarian budaya. Pramono bervisi bahwa para penerima beasiswa ini nantinya diharapkan kembali ke Jakarta untuk membangun kota mereka. Dengan memiliki pendidikan yang tinggi, generasi muda Betawi dapat menempati posisi-posisi strategis di pemerintahan, sektor swasta, maupun industri kreatif, sehingga mereka tidak lagi hanya menjadi penonton di rumah sendiri.
Kesimpulan
Rencana memprioritaskan anak Betawi dalam program LPDP Jakarta merupakan bagian dari strategi besar Pramono Anung untuk menciptakan keadilan sosial di Jakarta. Dengan investasi di bidang pendidikan, ia yakin bahwa identitas budaya Betawi dapat diperkuat melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebijakan ini diharapkan menjadi angin segar bagi keluarga-keluarga Betawi yang mencita-citakan pendidikan tinggi bagi anak-anak mereka namun terkendala oleh faktor ekonomi.
Sumber
https://news.detik.com/berita/d-8439508/pramono-pastikan-anak-betawi-jadi-prioritas-penerima-beasiswa-lpdp-jakarta


