Senin, 20 Juli 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Info
    • Pendidikan
    • Ekonomi
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Kesehatan
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Info
    • Pendidikan
    • Ekonomi
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Bansos 2026: Sistem DTSEN dan Penentuan Desil

Farhan Tanjung by Farhan Tanjung
26 Juni 2026
in Bansos
0
Bansos 2026

Bansos 2026

Mulai tahun 2026, pemerintah resmi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bantuan sosial (bansos). Sistem ini menggantikan DTKS yang sebelumnya dipakai, dengan klaim lebih akurat dan selalu diperbarui.

Perubahan ini membuat masyarakat bertanya-tanya apakah mereka masih berhak menerima bantuan. Jawabannya bergantung pada status desil, yaitu pengelompokan tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga.



Apa Itu DTSEN dan Desil?

  • DTSEN adalah basis data terbaru yang memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara detail.
  • Desil adalah sistem pengelompokan ekonomi ke dalam 10 kelompok, dari desil 1 (paling miskin) hingga desil 10 (paling sejahtera).

Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang rumah tangga menerima bansos.

Urutan Desil dalam DTSEN

  1. Desil 1: 10% masyarakat dengan kondisi ekonomi terendah, prioritas utama penerima bansos.
  2. Desil 2: 10–20% terbawah, sangat rentan terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok.
  3. Desil 3: belum miskin ekstrem, tetapi berisiko jatuh miskin saat krisis.
  4. Desil 4: ekonomi relatif stabil, namun masih rentan dalam kondisi darurat.
  5. Desil 5: berada di batas antara rentan dan menengah, punya penghasilan tetap tetapi belum kuat.
  6. Desil 6–10: kondisi ekonomi lebih baik, tidak menjadi prioritas penerima bansos.




Program Bansos 2026 Berdasarkan Desil

Program Keluarga Harapan (PKH): diprioritaskan untuk desil 1–4, target 10 juta keluarga.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT): menyasar desil 1–5, target 18,2 juta keluarga.

PBI JKN: diprioritaskan untuk desil 1–5, dengan kuota 96,8 juta jiwa.

Namun, masuk desil rendah tidak otomatis menjamin penerimaan bantuan. Pemerintah tetap mempertimbangkan kuota dan tingkat kerentanan.

Cara Cek Status Desil dan Penerima Bansos 2026

Lewat Situs Kemensos

  1. Buka cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan data wilayah, NIK, dan kode verifikasi
  3. Klik Cari Data untuk melihat status penerima bansos




Lewat Aplikasi Cek Bansos

  1. Login aplikasi Cek Bansos
  2. Pilih menu Cek Bansos
  3. Masukkan data wilayah dan nama lengkap
  4. Sistem menampilkan status penerima bantuan serta posisi desil

Jika kondisi ekonomi tidak sesuai dengan desil tercatat, masyarakat dapat mengajukan sanggahan data melalui aplikasi atau pemerintah daerah. DTSEN akan diperbarui secara berkala.

Penutup

Sistem desil DTSEN menjadi faktor utama penentuan penerima bansos 2026. Masyarakat disarankan rutin mengecek status data melalui layanan resmi Kemensos agar mengetahui apakah masih memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

Tags: Apa Itu DTSEN dan Desilaplikasi cek bansosbansos 2026Cara Cek Status Desil dan Penerima Bansos 2026cekbansos.kemensos.go.idProgram Bansos 2026 Berdasarkan Desil
Next Post
Jadwal KRL Solo-Jogja 26-28 Juni 2026, Rute Lengkap Palur-Tugu dan Jam Keberangkatan

Jadwal KRL Solo-Jogja 26-28 Juni 2026, Rute Lengkap Palur-Tugu dan Jam Keberangkatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi terkini di Indonesia, Saldo Dana, Gopay, E Wallet, Informasi bantuan sosial, bantuan pendidikan, beasiswa dan desil serta informasi update lainnya

  • BPJS
  • CPNS
  • Info
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.