Besok 19 Maret Sidang Isbat! Lebaran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Kementerian Agama (Kemenag) akan mengadakan pertemuan untuk menentukan tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah pada hari Kamis (19/3/2026), yang bertepatan dengan tanggal 29 Ramadhan 1447 H.
Pertemuan tersebut direncanakan akan diadakan di Auditorium H. M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Abu Rokhmad, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, menyatakan bahwa auditorium dipilih karena baru saja selesai direnovasi.
Sehingga ruangannya cukup untuk menampung para tamu undangan dan akan memudahkan manajemen lalu lintas serta parkir saat masa mudik.
“Pelaksanaan sidang ini berdasarkan data perhitungan dan hasil pengamatan yang telah diverifikasi, serta melalui cara yang terbuka bagi publik,” tambah Abu dikutip dari situs resmi Kemenag, Rabu (18/3/2026).
Persiapan teknis dan partisipasi dalam Sidang isbat akan melibatkan banyak pihak, mulai dari ahli astronomi hingga perwakilan organisasi masyarakat Islam.
Lembaga yang ikut serta antara lain Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, dan instansi terkait lainnya.
“Karena melibatkan banyak representasi, keputusan sidang isbat ini memiliki dukungan keagamaan yang kuat,” kata Abu.
Arsad Hidayat, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, menambahkan bahwa persiapan teknis sudah siap, termasuk koordinasi untuk melihat hilal di berbagai daerah.
“Dari segi teknis, kami mempersiapkan fasilitas untuk sidang, sistem pelaporan pengamatan hilal, serta koordinasi untuk titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia,” jelas Arsad.
Sidang isbat akan dimulai dengan seminar tentang posisi hilal, verifikasi laporan dari berbagai daerah, dan pertemuan tertutup sebelum pengumuman resmi dari Menteri Agama.
Arsad meminta masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi sebelum merencanakan perjalanan mudik atau merayakan Idul Fitri.
Dengan persiapan yang terencana dengan baik dan keterlibatan berbagai lembaga, Sidang isbat diharapkan dapat menghasilkan penetapan yang tepat dan diterima oleh seluruh umat Islam di Indonesia.
Mekanisme Penentuan Lebaran 2026
Sidang isbat dimulai dengan seminar tentang posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat. Setelah itu, diadakan sidang tertutup untuk membahas hasil rukyatul hilal dari semua titik pemantauan sebelum hasil tersebut diumumkan kepada masyarakat.
Menurut perhitungan astronomi, pada tanggal 19 Maret 2026, posisi hilal di Indonesia berada di atas ufuk, dengan ketinggian antara 0°54’27’’ hingga 3°7’52’’, dan elongasi antara 4°32’40’’ hingga 6°06’11’’.
Namun, pemerintah masih akan menunggu hasil rukyat sebagai penentu akhir.
Walaupun secara perhitungan posisi hilal telah berada di langit, pemerintah menegaskan bahwa keputusan resmi awal Syawal 1447 H masih akan ditetapkan melalui pertemuan isbat berdasarkan laporan rukyat di seluruh lokasi tersebut.
Sumber
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/05050031/sidang-isbat-digelar-19-maret-kapan-lebaran-idul-fitri-2026










