Baitulmaal Muamalat menggelar kegiatan temu ramah dan buka puasa bersama bertajuk “Merangkul Keberkahan Ramadan Bersama Sahabat Disabilitas”di Kota Medan. Kegiatan ini menghadirkan anak-anak disabilitas dari Rumah Ceria Medan serta sejumlah komunitas difabel lainnya dalam rangkaian program Ramadan Inklusi.
Perwakilan Baitulmaal Muamalat, Budi Syahputra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi sahabat difabel agar dapat merasakan kebersamaan di bulan Ramadan.
“Sejak tahun lalu kami memang mengkhususkan program Ramadan Inklusi. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan akses dan kemudahan bagi teman-teman difabel,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah peserta difabel juga diajak mengikuti rangkaian aktivitas belanja kebutuhan Lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Medan. Peserta yang terdiri dari tuna rungu, tuna netra, dan tuna daksa diberikan kesempatan memilih langsung kebutuhan mereka.
Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan berbagai komunitas dan lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan difabel, di antaranya Rumah Ceria Medan, ITMI, Rumah Pemberdayaan Difabel, serta Majelis Ta’lim Telkom Group.
Budi menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menghadirkan rasa percaya diri bagi para peserta.
“Tadi adik-adik kita dari tuna rungu sudah kami ajak belanja kebutuhan Lebaran. Mereka memilih sendiri barang yang ingin dibeli dan Alhamdulillah sangat antusias,” katanya.
Selain kegiatan berbagi kebahagiaan Ramadan, Baitulmaal Muamalat juga menjalankan program pemberdayaan bagi sahabat difabel, termasuk pelatihan keterampilan di bidang digital.
“Beberapa teman difabel yang kami bina bahkan sudah memiliki kompetensi di bidang media sosial dan menjadi admin spesialis media sosial,” tambahnya.
Ketua panitia kegiatan, Rizky Ardani Situmorang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kebahagiaan bagi sahabat difabel selama Ramadan.
“Harapannya kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri bagi teman-teman difabel bahwa mereka adalah bagian penting dari masyarakat,” pungkasnya.










