Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 resmi dibuka untuk siswa kelas 12 SMA, SMK, dan sederajat. Program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini menjadi salah satu bentuk asesmen akademik yang bertujuan mengukur capaian belajar peserta didik secara objektif.
Bagi siswa yang ingin mengikuti ujian ini, penting memahami cara mendaftra TKA sejak awal. Pasalnya, proses pendaftaran tidak dilakukan secara mandiri oleh peserta, melainkan melalui sekolah masing-masing.
Baca Juga: Panduan Cek PIP Melalui SIPINTAR Kemendikdasmen, Begini Cara Melihat Status Penerima
Periode pendaftaran TKA 2026 berlangsung mulai 27 Juli hingga 27 September 2026. Dengan waktu pendaftaran yang cukup panjang, peserta diharapkan segera melengkapi persyaratan agar proses administrasi berjalan lancar.
Selain menjadi alat pemetaan mutu pendidikan, hasil Tes Kemampuan Akademik juga dapat dimanfaatkan sebagai nilai pendukung dalam seleksi masuk perguruan tinggi maupun sebagai tambahan portofolio ketika melamar pekerjaan.
Cara Daftar TKA 2026
Mengacu pada informasi dari Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, cara mendaftar TKA dilakukan melalui sekolah. Artinya, siswa hanya perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan dan menyerahkannya kepada pihak sekolah untuk diproses oleh operator.
Berdasarkan informasi dari cnnindonesia.com, berikut tahapan lengkap pendaftaran TKA 2026.
Lengkapi Dokumen Persyaratan
Tahap pertama dalam cara daftar TKA adalah mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan sebelum proses pendaftaran dimulai.
Beberapa berkas yang perlu disiapkan antara lain:
- Pasfoto digital terbaru.
- Surat pernyataan mengikuti TKA yang telah ditandatangani orang tua atau wali.
- Dokumen lain yang diminta oleh sekolah sesuai ketentuan.
Selain itu, siswa juga harus menentukan dua mata pelajaran pilihan yang akan diujikan sesuai aturan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik.
Serahkan Berkas kepada Sekolah
Setelah seluruh dokumen lengkap, siswa menyerahkan berkas kepada pihak sekolah. Selanjutnya, operator sekolah akan memasukkan seluruh data peserta ke dalam sistem resmi TKA milik Kemendikdasmen.
Dengan mekanisme tersebut, siswa tidak perlu melakukan registrasi secara online maupun membuat akun sendiri, karena seluruh proses administrasi menjadi tanggung jawab sekolah.
Lakukan Verifikasi Data Peserta
Setelah data berhasil diinput, sekolah akan memperoleh Daftar Nominasi Sementara (DNS).
Pada tahap ini, siswa wajib memeriksa seluruh data yang tercantum, meliputi:
- Nama lengkap.
- Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
- Asal sekolah.
- Mata pelajaran pilihan.
- Data pribadi lainnya.
Apabila ditemukan kesalahan, sekolah masih dapat melakukan perbaikan sebelum data ditetapkan sebagai data final. Setelah proses verifikasi selesai, sekolah akan membagikan kartu peserta yang berisi informasi jadwal ujian serta lokasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik.
Jadwal Lengkap Pelaksanaan TKA
Selain memahami cara daftar TKA, siswa juga perlu mengetahui seluruh tahapan pelaksanaan agar tidak melewatkan setiap agenda penting.
Adapun sebagai berikut ini jadwal pelaksanaan TKA 2026:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 27 Juli–27 September 2026 |
| Simulasi | 21–27 September 2026 |
| Gladi Bersih Gelombang 1 | 5–11 Oktober 2026 |
| Gladi Bersih Gelombang 2 | 12–18 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan Utama | 26 Oktober–8 November 2026 |
| Pelaksanaan Susulan | 16–29 November 2026 |
| Pengumuman Hasil | 23 Desember 2026 |
Rincian Pelaksanaan Ujian Utama
Pelaksanaan utama Tes Kemampuan Akademik dibagi ke dalam beberapa gelombang sebagai berikut:
- Gelombang 1: 26–29 Oktober 2026.
- Gelombang khusus mata pelajaran wajib: 31 Oktober–1 November 2026.
- Gelombang 2: 2–5 November 2026.
- Gelombang mata pelajaran pilihan: 7–8 November 2026.
Pembagian jadwal tersebut dilakukan agar pelaksanaan TKA dapat berlangsung lebih tertib sesuai kelompok peserta dan mata pelajaran yang diujikan.
Tips Sebelum Mengikuti TKA
Meskipun masa pendaftaran berlangsung selama kurang lebih dua bulan, siswa disarankan tidak menunda proses administrasi hingga batas akhir. Pastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum diserahkan kepada sekolah.
Selain itu, periksa kembali setiap data pada Daftar Nominasi Sementara (DNS) agar tidak terjadi kesalahan identitas maupun mata pelajaran yang dipilih.
Siswa juga perlu mengikuti informasi terbaru yang disampaikan sekolah maupun kanal resmi Kemendikdasmen dan Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), termasuk mengenai lokasi ujian, jadwal simulasi, hingga pembagian kartu peserta.


