Berita Info Tips dan Panduan
Beranda / Tips dan Panduan / Cara Melaksanakan Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Amalan Sunnah

Cara Melaksanakan Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Amalan Sunnah

Cara Melaksanakan Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Amalan Sunnah
Cara Melaksanakan Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Amalan Sunnah

Sholat Idul Fitri merupakan sholat sunnah yang dilaksanakan pada Hari Raya Idul Fitri, tepatnya tanggal 1 Syawal. Ibadah ini memiliki hukum sunnah muakkad, yaitu sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam.

Mengacu pada buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW karya Ustaz Arif Rahman, anjuran ini didasarkan pada hadits dari Ummu ‘Athiyyah berikut:



Rasulullah SAW bersabda:

يَخْرُجُ الْعَوَاتِقُ وَذَوَاتُ الْخُدُورِ أَوْ الْعَوَائِقُ ذَوَاتُ الْخُدُورِ وَالْحُيَّضُ وَلْيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُؤْمِنِينَ وَيَعْتَزِلُ الْحُيَّضُ الْمُصَلَّى قَالَتْ حَفْصَةُ فَقُلْتُ الْحُيَّضُ فَقَالَتْ أَلَيْسَ تَشْهَدُ عَرَفَةَ وَكَذَا وَكَذَا

“Kami diperintahkan keluar rumah untuk mengerjakan sholat Idul Fitri… Mereka juga ikut bertakbir dan berdoa bersama-sama berharap memperoleh keberkahan dan kesucian hari itu.” (HR Bukhari, Ibn Majah, dan Baihaqi)




Bacaan Niat Sholat Idul Fitri

Sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri, umat Islam wajib berniat terlebih dahulu.

Niat untuk Imam

أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ

Latin: Ushallii sunnatan li’iidil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Taala.

Niat untuk Makmum

أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ

Latin: Ushallii sunnatan li’iidil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Taala.




Tata Cara Sholat Idul Fitri

Berikut tata cara pelaksanaan sholat Idul Fitri:

  • Bilal menyerukan aba-aba tanpa adzan dan iqamah
  • Niat dan takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Takbir 7 kali pada rakaat pertama

Bacaan di sela takbir:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat (disunnahkan Al-A’la atau Qaf)
  • Rukuk, i’tidal, sujud, duduk, sujud
  • Rakaat kedua diawali 5 kali takbir
  • Membaca Al-Fatihah dan surat (Al-Qamar atau Al-Ghasyiyah)
  • Rukuk hingga salam
  • Duduk tasyahud akhir
  • Salam
  • Mendengarkan khutbah Idul Fitri




Amalan Sunnah Sholat Idul Fitri

Berikut amalan sunnah yang dianjurkan sebelum dan saat Idul Fitri:

1. Melantunkan Takbir

Firman Allah dalam Al-Qur’an:

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللهَ

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah” (QS. Al-Baqarah: 185)

2. Berhias dan Memakai Pakaian Terbaik

Disunnahkan untuk tampil bersih, rapi, dan menggunakan pakaian terbaik dengan tetap menjaga syariat.

3. Makan Sebelum Sholat

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak berangkat shalat sebelum memakan kurma dengan jumlah ganjil.” (HR Ahmad dan Bukhari)

4. Mengambil Jalan Berbeda

Disunnahkan menempuh rute berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat sholat Id.



Kesimpulan

Dengan memahami niat, tata cara, dan sunnahnya, diharapkan ibadah Idul Fitri dapat dilaksanakan dengan lebih sempurna dan penuh keberkahan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan