Masyarakat kini dapat mengecek status penerimaan bantuan sosial (bansos) secara online melalui website maupun aplikasi Cek Bansos dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Namun, masih banyak penerima manfaat yang belum memahami arti dari berbagai status tahapan penyaluran bansos yang muncul di sistem.
Padahal, memahami arti status tersebut sangat penting agar masyarakat mengetahui apakah bantuan masih dalam proses, sudah cair, atau mengalami kendala administrasi. Berikut penjelasan lengkap mengenai istilah status tahapan bansos beserta cara cek bansos online menggunakan NIK KTP.
Daftar Arti Status Tahapan Penyaluran Bansos
Berikut sejumlah istilah yang sering muncul pada sistem Cek Bansos Kemensos beserta maknanya.
- Penetapan
Status ini menunjukkan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah ditetapkan sebagai calon penerima bansos pada periode tertentu. - Proses Burekol
Burekol merupakan singkatan dari pembukaan rekening kolektif. Tahapan ini dilakukan bagi KPM yang belum memiliki rekening bank untuk penyaluran bansos. - Sukses Burekol
Artinya proses pembukaan rekening kolektif berhasil dilakukan dan rekening penerima sudah tersedia. - Gagal Burekol
Status ini menandakan proses pembukaan rekening kolektif tidak berhasil sehingga perlu dilakukan perbaikan data. - Proses Cek Rekening
Tahap validasi rekening penerima bansos melalui sistem milik Kementerian Keuangan. - Berhasil Cek Rekening
Rekening penerima dinyatakan aktif dan siap menerima pencairan dana bansos. - Gagal Cek Rekening
Hasil pengecekan menunjukkan rekening tidak aktif atau bermasalah sehingga penyaluran dana belum bisa dilakukan. - SPM (Surat Perintah Membayar)
Tahapan pengajuan pencairan dana bansos ke Kementerian Keuangan untuk rekening penerima yang sudah lolos validasi. - SI (Standing Instruction)
Direktorat pengampu program memberikan instruksi kepada pihak penyalur untuk melakukan top-up dana bansos ke rekening penerima. - Sukses Top-Up
Dana bantuan sosial berhasil masuk ke rekening penerima manfaat. - Gagal Top-Up
Dana bansos gagal disalurkan karena rekening penerima menjadi tidak aktif saat proses top-up dilakukan. - Sudah Transaksi
Penerima bansos sudah mencairkan atau mengambil dana bantuan yang diberikan. - Tidak Transaksi
Penerima belum mengambil dana bansos hingga batas waktu yang ditentukan, maksimal tiga bulan setelah tanggal SI. - Exclude
Status ini menunjukkan KPM tidak lagi diproses sebagai penerima bansos karena beberapa alasan, seperti:- Data ekonomi berubah ke desil atas
- Sudah menjadi ASN
- Meninggal dunia
- Tidak memenuhi syarat lainnya
Cara Cek Status Bansos Online Lewat Website
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Berikut langkah-langkahnya.
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan informasi berupa:
- Nama penerima
- Status desil
- Status penerimaan bansos
Cara Cek Status Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain website, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos di HP.
Langkah Membuat Akun
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Login jika sudah memiliki akun
- Jika belum, pilih “Buat Akun Baru”
- Lengkapi data berikut:
- Nomor KK
- NIK
- Nama lengkap sesuai KTP
- Nomor telepon
- Username
- Password
- Unggah foto KTP dan swafoto bersama KTP
- Pastikan data benar lalu klik “Buat Akun”
Cara Cek Status Penerima Bansos
- Login menggunakan akun yang sudah terdaftar
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan NIK KTP
- Klik “Cari Data”
- Hasil pencarian akan menampilkan:
- Nama penerima
- Status desil
- Status penerimaan bansos
Kesimpulan
Pengecekan status bansos kini semakin mudah dilakukan secara online melalui website maupun aplikasi resmi Kemensos. Dengan memahami arti setiap tahapan penyaluran bansos, masyarakat dapat mengetahui proses pencairan bantuan yang sedang berlangsung serta mengantisipasi kendala administrasi sejak dini.


Komentar