Pada bulan Mei 2026 munculnya kasus hantavirus yang saat ini menjadi perhatian pemerintah Indonesia, karena penyebarannya sudah ditemukan di beberapa wilayah seperti DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kemudian, meskipun saat ini belum ditemukan kasus di Sumut, Gubernur Sumatera Utara mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga lingkungan terkhusus di tempat yang menjadi serang tikus.
Gubsu Bobby Nasution mengatakan hal pertama dilakukan dengan memberikan informasi soal hantavirus kepada masyarakat karena virus tersebut penyebarannya tidak sama seperti Covid.
“Yang pertama kita menunggu dari Kementerian Kesehatan terlebih dahulu terkait informasi lengkap terkait hantavirus. Kemudian yang paling utama adalah memberikan informasi terkait pencegahannya. Hantavirus ini mungkin secara penyebaran tidak seperti COVID ya, lebih cepat tapi bukan berarti dianggap sepele,” Kata Bobby Nasution di Kantor Gubsu, Selasa (12/5/2026)
Gubsu juga minta masyarakat jangan mengabaikan virus ini, karena kotoran, kencing yang sudah mengering bisa menjadi penyebabnya. Karena saat dibersihkan, akan terbawa ke udara sehingga bisa menyebabkan penyebaran dari tikus.
Masyarakat Sumut himbau pentingnya kebersihan “Jika masyarakat membersihkan tempat seperti gudang atau rumah yang telah lama tanpa dihuni, jangan di sapu kering secara langsung. ya, harus disiram terlebih dahulu untuk mencegah partikelnya tidak terbang ke udara sebelum dibersihkan. Sehingga dengan hal ini dapat mengurangi penyebaran virus ini” tuturnya
Sumber detik.com


Komentar