Gema takbir mulai terdengar di berbagai penjuru Indonesia sebagai tanda berakhirnya bulan suci Ramadan 2026. Namun, perayaan Idul Fitri tahun ini memiliki dinamika tersendiri karena adanya kemungkinan perbedaan waktu pelaksanaan Sholat Id di kalangan umat Muslim. Sebagian masyarakat yang mengikuti Muhammadiyah diperkirakan akan melaksanakan Sholat Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Sementara itu, pemerintah melalui kalender resmi memprediksi hari raya jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Meski terdapat perbedaan penetapan, makna utama Sholat Id tetap sama, yakni sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan setelah menjalani ibadah puasa.
Hukum Sholat Idul Fitri
Dalam pandangan mayoritas ulama, Sholat Idul Fitri memiliki hukum sunnah muakkad atau sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Rasulullah SAW hampir tidak pernah meninggalkan ibadah ini, sehingga menjadi amalan yang sangat ditekankan. Meski demikian, terdapat juga pendapat lain yang menyebutkan hukumnya sebagai fardhu kifayah (kewajiban kolektif) hingga fardhu ‘ain (kewajiban individu). Hal ini menunjukkan pentingnya Sholat Id sebagai bagian dari syiar Islam yang mempererat ukhuwah antarumat.
Tata Cara Sholat Id yang Benar
Sholat Idul Fitri terdiri dari dua rakaat dengan ciri khas tambahan takbir. Berikut panduan lengkapnya:
Rakaat Pertama
- Niat dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram
- Membaca 7 kali takbir tambahan
- Di sela takbir dianjurkan membaca tasbih “Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar”.
- Dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah dan surat Al-A’la
Rakaat Kedua
- Berdiri kembali dan membaca 5 kali takbir tambahan
- Diselingi bacaan tasbih seperti pada rakaat pertama
- Membaca Al-Fatihah dan surat Al-Ghasyiyah
- Menyelesaikan sholat dengan tahiyat akhir dan salam
Amalan Setelah Sholat Id
Berbeda dengan sholat Jumat, khutbah Idul Fitri dilaksanakan setelah sholat. Meskipun hukumnya sunnah, mendengarkan khutbah sangat dianjurkan karena menjadi penyempurna ibadah.
Setelah itu, umat Muslim biasanya saling bersalaman dan bermaaf-maafan sebagai tradisi yang mempererat hubungan sosial dan kekeluargaan.
Ketentuan Pelaksanaan Sholat Id
Sholat Id dilaksanakan secara berjamaah tanpa didahului azan dan iqamah. Umumnya, ibadah ini dilakukan di lapangan terbuka atau masjid untuk menampung banyak jamaah sekaligus.
Selain itu, penting bagi umat Muslim untuk memastikan telah menunaikan zakat fitrah sebelum berangkat sholat, agar ibadah Idul Fitri menjadi lebih sempurna.
Kesimpulan
Perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri bukanlah hal yang perlu diperdebatkan. Yang terpenting adalah menjalankan Sholat Id dengan khusyuk dan penuh keikhlasan. Jadikan momen ini sebagai ajang mempererat silaturahmi dan meraih keberkahan setelah sebulan penuh beribadah di bulan Ramadan.
Sumber
https://radarbojonegoro.jawapos.com/nasional/717318662/ini-panduan-lengkap-sholat-idul-fitri-2026-dari-perbedaan-jadwal-hingga-tata-cara-7-5-kali-takbir-yang-benar









