Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 kembali menjadi solusi pembiayaan utama bagi pelaku UMKM di Indonesia. Skema pinjaman ini menawarkan akses modal usaha dengan bunga rendah, proses yang semakin digital, serta persyaratan yang relatif mudah dipenuhi. Di tengah kebutuhan permodalan yang terus meningkat, KUR BRI 2026 hadir sebagai instrumen penting penggerak ekonomi rakyat.
Kini, pengajuan KUR BRI dapat dilakukan secara online. Digitalisasi layanan ini memudahkan pelaku usaha mengakses pembiayaan tanpa harus selalu datang ke kantor bank, sehingga lebih efisien dari sisi waktu dan biaya.
Skema Pinjaman KUR BRI 2026
Dilansir dari finansial.bisnis.com, Pinjaman KUR BRI tersedia dalam beberapa kategori yang disesuaikan dengan skala usaha dan kebutuhan modal pelaku UMKM. Setiap jenis memiliki batas pinjaman dan jangka waktu cicilan yang berbeda.
KUR Super Mikro BRI
- Plafon pinjaman: Maksimal Rp10 juta
- Tenor: 12 hingga 36 bulan
Jenis ini ditujukan bagi pelaku usaha pemula atau usaha mikro skala kecil yang membutuhkan modal awal.
KUR Mikro BRI
- Plafon pinjaman: Rp10 juta sampai Rp50 juta
- Tenor: 36 hingga 60 bulan
Cocok untuk UMKM yang sudah berjalan dan membutuhkan tambahan modal pengembangan usaha.
KUR Kecil BRI
- Plafon pinjaman: Rp50 juta hingga Rp500 juta
- Tenor: Maksimal 60 bulan
Ditujukan untuk usaha kecil menengah yang ingin melakukan ekspansi bisnis atau investasi usaha.
Syarat Pengajuan Pinjaman KUR BRI
Untuk mengajukan pinjaman KUR BRI, calon pemohon harus memenuhi persyaratan administrasi dan kriteria usaha yang telah ditetapkan. Syarat ini bertujuan memastikan bahwa pembiayaan diberikan kepada usaha yang benar-benar produktif dan layak.
- Warga Negara Indonesia (WNI), usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif yang aktif
- Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang memiliki kredit usaha produktif di bank lain
(kredit konsumtif seperti KPR atau kredit kendaraan masih diperbolehkan) - Tidak memiliki riwayat kredit bermasalah di SLIK OJK (BI Checking bersih)
Dokumen yang Harus Disiapkan
Agar proses pengajuan berjalan lancar, calon debitur perlu menyiapkan dokumen berikut:
- E-KTP yang masih berlaku
- Kartu Keluarga (KK)
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU/IUMK)
- Bukti usaha, seperti foto tempat usaha dan dokumen pendukung lainnya
Cara Ajukan Pinjaman KUR BRI Secara Online
Pengajuan KUR BRI kini bisa dilakukan secara online, sehingga lebih praktis dan tidak harus datang ke kantor cabang.
Berikut alur pengajuannya:
- Akses situs resmi kur.bri.co.id
- Login menggunakan email dan kata sandi
- Jika belum punya akun, lakukan pendaftaran terlebih dahulu
- Pilih menu “Ajukan Pinjaman KUR”
- Isi data diri dan data usaha dengan lengkap
- Unggah dokumen seperti KTP, NIB/SKU, dan foto usaha
- Cek kembali data yang diisi
- Klik “Hitung Angsuran” untuk melihat estimasi cicilan
- Klik “Ajukan Pinjaman” untuk mengirim permohonan
Setelah pengajuan dikirim, pihak bank akan melakukan verifikasi data dan survei ke lokasi usaha. Jika dinyatakan layak, proses pencairan dana akan dilanjutkan sesuai prosedur bank.
Kesimpulan
Pinjaman KUR BRI 2026 online menjadi salah satu instrumen pembiayaan paling relevan bagi UMKM saat ini. Proses digital, bunga ringan, serta skema pembiayaan produktif menjadikannya solusi strategis bagi pengembangan usaha rakyat.
Dengan memahami skema, syarat, dan alur pengajuan sejak awal, pelaku UMKM dapat memanfaatkan KUR secara optimal sebagai modal pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Sumber
https://finansial.bisnis.com/read/20260126/90/1947141/tabel-kur-bri-2026-lengkap-dengan-bunga-6-persen-dan-syarat-pengajuan

















