Jadwal Idul Fitri 2026 Muhammadiyah menjadi informasi yang banyak dicari umat muslim menjelang akhir Ramadhan. Hari raya merupakan momen yang ditunggu-tunggu kaum muslim, tanda berakhirnya ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Oleh karena itu, mengetahui jadwal lebaran penting agar masyarakat dapat mempersiapkan ibadah, silaturahmi dan merayakan hari kemenangan bersama keluarga.
Pimpinan pusat Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Idul Fitri 2026 melalui maklumat resmi tentang penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal dan Zulhijah 1447 hijriah. Maka, hari raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H Muhammadiyah jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Kemudian penetapan ini berdasarkan metode hisab, dimana tanggal penting dalam kalander islam dapat diketahui jauh hari sebelumnya
Jadwal Idul Fitri 2026 Muhammadiyah
Menurut maklumat Pimpinan Muhammadiyah, jadwal Idul Fitri 2026 dihitung berdasarkan hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal sebagai keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah di Pekalongan tahun 1445 H/2024 M yang telah ditanfidzkan dengan Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 86/KEP/1.0/B/2025 dan dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai berikut:
- I Ramadhan 1447 Hijriah : Rabu, 18 Februari 2026
- Akhir ramadhan Kamis 19 Maret 2026
- 1 Syawal 1447 h / Idul Fitri : Jumat , 20 Maret 2026
Dengan begitu, umat Islam yang mengikuti kalender Muhammadiyah akan merayakan lebaran pada 20 Maret 2026 setelah menjalani puasa selama 30 hari
Metode Penetapan Idul Fitri Muhammadiyah
Penetapan tanggal 1 Syawal 1447 H oleh Muhammadiyah dilakukan lebih cepat dari pemerintah karena mereka menggunakan metode hisab hakiki kontemporer KHGT. Akibatnya, Muhammadiyah mengumumkan 1 Syawal lebih awal daripada yang ditetapkan oleh pemerintah.
Menurut informasi yang ada, ijtimak menjelang Ramadhan 1447 H akan berlangsung pada 19 Maret 2026. Pada waktu matahari terbenam di hari ijtimak tersebut, terdapat area yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1 yang digunakan sebagai pedoman, sehingga Muhamadiyah memutuskan bahwa lebaran jatuh pada 20 Maret 2026.
Perbedaan Jadwal Idul Fitri 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah
Dikutip dari cnnindonesia.com Muhammadiyah telah menentukan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah akan jatuh pada 20 Maret. Ini berarti Idul Fitri versi Muhammadiyah mungkin berbeda dari versi BRIN, BMKG, dan organisasi Islam lainnya. Muhammadiyah menggunakan metode hisab berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Kemudian Pemerintah, melalui Kementerian Agama, akan mengadakan sidang isbat pada 19 Maret 2026 untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah, yang jatuh pada 29 Ramadhan 1447 Hijriah. Sidang ini akan dimulai di Jakarta pukul 16. 00 WIB. Abu Rokhmad dari Kemenag menjelaskan bahwa sidang ini berdasarkan analisis data dan pengamatan hilal yang tervalidasi.
Sementara menunggu hasil sidang, tanggal Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026, sesuai Kalender Hijriah Indonesia dan Almanak 2026 dari Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Bojonegoro.
Kesimpulan
hari raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H Muhammadiyah jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Kemudian penetapan ini berdasarkan metode hisab, dimana tanggal penting dalam kalander islam dapat diketahui jauh hari sebelumnya
Sumber
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260316111943-199-1338511/prediksi-lebaran-2026-dari-brin-bmkg-muhammadiyah-pemerintah-dan-nu
https://suaramuhammadiyah.id/read/muhammadiyah-tetapkan-awal-ramadhan-idul-fitri-dan-idul-adha-1447-h-2026-m










