Senin, 23 Maret 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Kalender Syawal 2026: Panduan Lengkap Puasa Sunnah 6 Hari

Rudi Chandra by Rudi Chandra
23 Maret 2026
in Berita, Info
0
Kalender Syawal 2026: Panduan Lengkap Puasa Sunnah 6 Hari

Kalender Syawal 2026: Panduan Lengkap Puasa Sunnah 6 Hari

Umat Islam dapat melanjutkan ibadah puasa setelah Ramadan usai. Salah satu puasa yang paling dianjurkan adalah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Untuk itu, penting mengetahui kalender bulan Syawal 1447 H/2026.

Karena kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi, mengetahui konversinya akan mempermudah menentukan tanggal hari ini menurut bulan Syawal serta membantu dalam menjalankan ibadah dan aktivitas keagamaan.

Berikut adalah informasi lengkap kalender Syawal 2026 beserta panduan pelaksanaan puasa Syawal dan bacaan niatnya. Simak selengkapnya!



Kalender Syawal 2026

Berdasarkan penetapan resmi dari Kementerian Agama RI (Kemenag), 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dengan demikian, puasa sunnah enam hari di bulan Syawal bisa dimulai pada Minggu, 22 Maret 2026 (2 Syawal 1447 H).

Untuk menentukan jadwal puasa Syawal, umat Islam dapat melihat konversi tanggal Hijriah ke Masehi. Pemilihan tanggal bisa disesuaikan dengan keinginan masing-masing atau mengikuti tradisi puasa Senin dan Kamis.

Dilansir dari Detik.com berikut rincian kalender Syawal 1447 H:

  • 1 Syawal 1447 H – Sabtu, 21 Maret 2026
  • 2 Syawal 1447 H – Minggu, 22 Maret 2026
  • 3 Syawal 1447 H – Senin, 23 Maret 2026
  • 4 Syawal 1447 H – Selasa, 24 Maret 2026
  • 5 Syawal 1447 H – Rabu, 25 Maret 2026
  • 6 Syawal 1447 H – Kamis, 26 Maret 2026
  • 7 Syawal 1447 H – Jumat, 27 Maret 2026
  • 8 Syawal 1447 H – Sabtu, 28 Maret 2026
  • 9 Syawal 1447 H – Minggu, 29 Maret 2026
  • 10 Syawal 1447 H – Senin, 30 Maret 2026
  • 11 Syawal 1447 H – Selasa, 31 Maret 2026
  • 12 Syawal 1447 H – Rabu, 1 April 2026
  • 13 Syawal 1447 H – Kamis, 2 April 2026
  • 14 Syawal 1447 H – Jumat, 3 April 2026
  • 15 Syawal 1447 H – Sabtu, 4 April 2026
  • 16 Syawal 1447 H – Minggu, 5 April 2026
  • 17 Syawal 1447 H – Senin, 6 April 2026
  • 18 Syawal 1447 H – Selasa, 7 April 2026
  • 19 Syawal 1447 H – Rabu, 8 April 2026
  • 20 Syawal 1447 H – Kamis, 9 April 2026
  • 21 Syawal 1447 H – Jumat, 10 April 2026
  • 22 Syawal 1447 H – Sabtu, 11 April 2026
  • 23 Syawal 1447 H – Minggu, 12 April 2026
  • 24 Syawal 1447 H – Senin, 13 April 2026
  • 25 Syawal 1447 H – Selasa, 14 April 2026
  • 26 Syawal 1447 H – Rabu, 15 April 2026
  • 27 Syawal 1447 H – Kamis, 16 April 2026
  • 28 Syawal 1447 H – Jumat, 17 April 2026
  • 29 Syawal 1447 H – Sabtu, 18 April 2026




Panduan Puasa Sunnah Syawal 2026

Berdasarkan buku Meraih Surga dengan Puasa karya Herdiansyah Achmad, puasa sunnah Syawal dapat dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah. Menurut Imam Syafi’i dan Imam Hanbali, lebih utama jika dijalankan secara berurutan.

Sementara itu, Imam Maliki dan Imam Hanafi menganjurkan puasa Syawal bisa dilakukan tidak berurutan, misalnya dua hari dalam satu pekan.

Pelaksanaan puasa sunnah ini dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri, yakni pada 2 Syawal, karena pada 1 Syawal umat Islam dilarang berpuasa karena merupakan hari raya.

Batas waktu pelaksanaan puasa Syawal mengikuti akhir bulan Syawal, sehingga umat Islam memiliki kesempatan selama sebulan untuk memilih hari-hari yang ingin dijalankan.

Puasa sunnah ini juga bisa digabung dengan puasa Senin-Kamis, puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, 15 setiap bulan Hijriah), atau puasa Daud.



Keutamaan Puasa Syawal

Berikut ringkasan manfaat puasa Syawal, dirangkum dari buku Faedah-faedah Seputar Puasa Syawal karya Muhammad Shalil Al-Munajjid, serta sumber detikHikmah dan NU Online.

Membiasakan Diri untuk Berpuasa

Menurut penjelasan NU Online, menunaikan puasa Syawal membantu membiasakan diri untuk tetap beribadah puasa setelah Ramadan selesai.

Allah SWT menerima amal kebaikan seseorang dan memberinya dorongan untuk terus berbuat kebaikan berikutnya.

Beberapa ulama berpendapat bahwa ganjaran dari perbuatan baik adalah munculnya perbuatan baik setelahnya.

Jadi, jika seseorang berbuat baik kemudian diikuti dengan perbuatan baik lainnya, hal itu menjadi tanda amal pertama diterima. Sebaliknya, jika diikuti dengan perbuatan buruk, hal itu menunjukkan amal pertama ditolak.

Menunjukkan Rasa Syukur kepada Allah

Salah satu keistimewaan puasa Syawal adalah sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan menunaikan puasa Ramadan. Puasa ini diharapkan menjadi sarana untuk memperoleh rahmat dan berkah yang berlimpah setelah Ramadan.

Menjaga Kelanjutan Ibadah Ramadan

Selesainya Ramadan bukan berarti ibadah berhenti. Puasa Syawal menjadi motivasi untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas ibadah di bulan berikutnya.

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ، – رضى الله عنه – أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ ‏” (HR Muslim)

Artinya: “Dia yang berpuasa selama Ramadhan dan melanjutkannya dengan enam hari puasa saat bulan Syawal akan seperti melakukan puasa terus menerus.”



Menyempurnakan Ibadah Wajib

Puasa Syawal dianjurkan karena dapat menutupi kekurangan dalam ibadah wajib, seperti puasa Ramadan. Hal ini dijelaskan dalam hadis berikut:

“Sesungguhnya amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab adalah salatnya. Jika salatnya baik, sungguh dia telah beruntung dan sukses. Sebaliknya apabila salatnya rusak maka di celaka dan merugi. Kemudian jika ada kekurangan dalam salat wajib, Allah berfirman kepada malaikat: lihatlah apakah hambaku mengerjakan salat sunah? Jika dia mengerjakan salat sunah, kekurangan dalam salat wajib akan disempurnakan dengan salat sunnah. Kemudian seluruh amal yang lain akan dihisab seperti itu,” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi).

Kesimpulan

Kalender Syawal 2026 memudahkan umat Islam merencanakan puasa sunnah enam hari setelah Idul Fitri, dengan fleksibilitas memilih tanggal sesuai kemampuan atau digabung dengan puasa Senin-Kamis.



Sumber Referensi

https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8411689/kalender-bulan-syawal-2026-acuan-untuk-puasa-sunnah-6-hari-cek-lengkapnya?page=2

Tags: Kalender Syawal 2026Kalender Syawal 2026: Panduan Lengkap Puasa Sunnah 6 Harikeutamaan puasa syawalMembiasakan Diri untuk BerpuasaMenjaga Kelanjutan Ibadah RamadanMenunjukkan Rasa Syukur kepada AllahMenyempurnakan Ibadah WajibPanduan Puasa Sunnah Syawal 2026
Next Post
Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Waspadai Macet di 3 Tanggal ini

Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Waspadai Macet di 3 Tanggal ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

20 Maret 2026
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

19 Maret 2026
Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

17 Maret 2026
Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

18 Maret 2026
Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

19 Maret 2026

EDITOR'S PICK

Tabel Cicilan KUR BSI Syariah Terbaru, Pinjaman Rp100–500 Juta dan Simulasi Angsuran

Tabel Cicilan KUR BSI Syariah Terbaru, Pinjaman Rp100–500 Juta dan Simulasi Angsuran

25 Februari 2026
Beasiswa S1 BAZNAS 2026 Dibuka, Peluang Kuliah untuk Keluarga Dhuafa

Beasiswa S1 BAZNAS 2026 Dibuka, Peluang Kuliah untuk Keluarga Dhuafa

11 Februari 2026
Kualitatif atau Kuantitatif? Ini Perbedaan yang Perlu Kamu Tahu”

Kualitatif atau Kuantitatif? Ini Perbedaan yang Perlu Kamu Tahu”

11 Februari 2026
45 Kata-Kata Untuk Lebaran Idul Fitri 2026

45 Kata-Kata Untuk Lebaran Idul Fitri 2026

22 Maret 2026

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • Bansos
  • Beasiswa
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • KUR
  • Pendidikan
  • PPPK
  • Saldo Dana
  • Tips dan Panduan

Recent Posts

  • Puasa Syawal 6 Hari: Tata Cara, Niat, Dan Hukum Bersamaan Dengan Qadha
  • Cek Daftar Sisa Tanggal Merah & Cuti Bersama 2026
  • Sudah Tahu Kapan Harus Bayar Fidyah? Cek Ketentuan serta Niat Mengganti Puasa Ramadan di Sini
  • Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Banda Aceh, Cocok untuk Wisata Keluarga
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.