Rabu, 18 Maret 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result
Home Berita

Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Tanggal Idul Fitri Versi NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Rudi Chandra by Rudi Chandra
16 Maret 2026
in Berita, Info
0
Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Tanggal Idul Fitri Versi NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Tanggal Idul Fitri Versi NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Bulan Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi kini telah memasuki penghujung. Biasanya, pada masa seperti ini umat Islam mulai menunggu kepastian mengenai kapan Hari Raya Idulfitri akan dilaksanakan.

Beberapa lembaga serta organisasi masyarakat Islam di Indonesia telah menyampaikan perkiraan tanggal Lebaran. Bahkan, organisasi Islam Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan bahwa Idulfitri 2026 diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Perkiraan dari berbagai organisasi Islam tersebut didasarkan pada metode dan kriteria yang masing-masing mereka gunakan. Perbedaan metode ini terkadang membuat kemungkinan tanggal perayaan Idulfitri menjadi tidak sama.

Di Indonesia sendiri, penetapan awal bulan Syawal dilakukan melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh pemerintah. Penentuan tersebut menggunakan dua pendekatan utama, yaitu hisab (perhitungan secara astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal secara langsung).


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Prediksi Lebaran 2026 Versi Nahdlatul Ulama

Dilansir dari MetroTV lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) telah merilis data terkait posisi hilal untuk penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Informasi tersebut disampaikan melalui laporan Informasi Hilal Awal Syawal 1447 H.

Berdasarkan data falakiyah, posisi hilal pada 29 Ramadan 1447 H yang bertepatan dengan Kamis Kliwon, 19 Maret 2026, menunjukkan bahwa hilal sudah berada di atas ufuk. Namun demikian, posisinya masih belum memenuhi syarat imkanur rukyah atau kriteria kemungkinan terlihatnya hilal.

Ketinggian hilal tertinggi tercatat di Kota Sabang, Aceh, dengan tinggi hilal mar’ie sekitar 2 derajat 53 menit, elongasi hilal haqiqy 6 derajat 09 menit, serta lama kemunculan hilal sekitar 14 menit 44 detik.

Sementara itu, ketinggian hilal terendah terjadi di Merauke, Papua Selatan, dengan tinggi hilal mar’ie sekitar 0 derajat 49 menit, elongasi hilal haqiqy 4 derajat 36 menit, dan lama hilal sekitar 6 menit 36 detik.

Untuk wilayah Jakarta, tepatnya di markas Gedung PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat (koordinat 6º 11’ 25” LS dan 106º 50’ 50” BT), ketinggian hilal tercatat sekitar 1 derajat 43 menit 54 detik. Matahari terbenam berada pada 12 derajat 03 menit 24 detik di selatan titik barat, dengan elongasi 5 derajat 44 menit 49 detik dan lama hilal sekitar 10 menit 51 detik.

Peristiwa ijtima atau konjungsi diperkirakan terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 pukul 08:25:58 WIB. Pada saat matahari terbenam, posisi matahari berada sekitar 00 derajat 33 menit 01 detik di selatan titik barat, sedangkan posisi hilal berada di 03 derajat 33 menit 03 detik selatan titik barat dengan kedudukan hilal sekitar 03 derajat 00 menit 02 detik di selatan Matahari dan condong ke arah utara.

Seluruh perhitungan tersebut dilakukan menggunakan metode ilmu falak atau hisab tahqiqi tadqiki ashri kontemporer, yang menjadi metode khas perhitungan astronomi yang digunakan oleh Nahdlatul Ulama.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Penetapan Lebaran 1447 Hijriah Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 mengenai penetapan hasil hisab untuk Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.

Dalam maklumat itu dijelaskan bahwa ijtima atau konjungsi menjelang awal Syawal 1447 H terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC.

Pada saat matahari terbenam di hari terjadinya ijtimak tersebut, sudah terdapat wilayah di bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yakni ketinggian bulan lebih dari 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat.

Salah satu wilayah pertama yang memenuhi syarat tersebut berada pada koordinat sekitar 64° 59’ 57,47” LU dan 42° 03’ 3,47” BT, dengan tinggi bulan sekitar 6° 29’ 20” serta elongasi 8°.

Berdasarkan hasil perhitungan astronomi tersebut, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal yang menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

Prediksi Idulfitri 1447 Hijriah Versi BRIN

Peneliti dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memperkirakan bahwa Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kemungkinan akan jatuh pada 21 Maret 2026.

Perkiraan tersebut didasarkan pada analisis posisi hilal secara astronomi. Menurut Thomas, saat waktu Magrib pada 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara, posisi hilal diprediksi masih belum memenuhi kriteria terbaru yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Sejak tahun 2021, kriteria MABIMS menentukan awal bulan hijriah jika memenuhi dua syarat utama, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Dengan kondisi tersebut, hilal diperkirakan masih belum dapat terlihat pada 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, BRIN memperkirakan 1 Syawal 1447 Hijriah kemungkinan besar jatuh pada 21 Maret 2026.

Meski demikian, penetapan resmi awal Syawal tetap menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Prediksi BMKG tentang 1 Syawal 1447 Hijriah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut merilis data perhitungan hilal untuk menentukan awal 1 Syawal 1447 Hijriah melalui laporan Informasi Prakiraan Hilal saat Matahari Terbenam pada 19 Maret 2026.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa konjungsi (ijtima) diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01.23.23 UT atau setara dengan 08.23.23 WIB, 09.23.23 WITA, dan 10.23.23 WIT. Peristiwa ini terjadi ketika nilai bujur ekliptika Matahari dan Bulan berada pada posisi yang sama, yaitu sekitar 358,45 derajat.

Di wilayah Indonesia, waktu matahari terbenam pada 19 Maret 2026 paling awal terjadi di Waris, Papua pada pukul 17.48.13 WIT, sedangkan yang paling akhir terjadi di Banda Aceh, Aceh pada pukul 18.49.39 WIB.

Dengan memperhatikan waktu konjungsi tersebut, dapat disimpulkan bahwa peristiwa konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia pada tanggal tersebut. Ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam diperkirakan berada pada kisaran 0,91 derajat di Merauke, Papua hingga 3,13 derajat di Sabang, Aceh.

Sementara itu, nilai elongasi geosentris saat matahari terbenam diperkirakan berkisar antara 4,54 derajat di Waris, Papua hingga 6,1 derajat di Banda Aceh, Aceh.

Data BMKG juga menunjukkan bahwa umur bulan pada saat matahari terbenam berada pada kisaran 7,41 jam di Waris, Papua hingga 10,44 jam di Banda Aceh, Aceh. Adapun lama hilal berada di atas ufuk diperkirakan antara 5,6 menit di Merauke, Papua hingga 15,66 menit di Sabang, Aceh.

Berdasarkan data tersebut, terdapat kemungkinan besar bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal) karena kriteria imkanur rukyah belum sepenuhnya terpenuhi. Oleh sebab itu, menurut pemantauan BMKG, Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada Sabtu Pahing, 21 Maret 2026.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menunggu Sidang Isbat

Kementerian Agama (Kemenag) telah menjadwalkan pelaksanaan sidang isbat untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026 mulai pukul 16.00 WIB. Sidang ini umumnya diselenggarakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah akan membahas hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai lokasi pemantauan di seluruh Indonesia. Hasil pengamatan tersebut kemudian menjadi dasar bagi pemerintah untuk menetapkan dan mengumumkan secara resmi tanggal Hari Raya Idulfitri.

Kesimpulan

Perkiraan Lebaran 2026 berbeda menurut beberapa lembaga. Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri jatuh pada 20 Maret 2026, sementara prediksi NU, BRIN, dan BMKG menunjukkan kemungkinan 21 Maret 2026.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sumber Referensi

https://www.metrotvnews.com/read/NG9Czz2D-perkiraan-tanggal-lebaran-2026-versi-nu-muhammadiyah-brin-hingga-bmkg

Tags: BRINdan BMKGKapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Tanggal Idul Fitri Versi NULEBARAN 2026Menunggu Sidang IsbatMuhammadiyahPenetapan Lebaran 1447 Hijriah Versi MuhammadiyahPrediksi BMKG tentang 1 Syawal 1447 HijriahPrediksi Idulfitri 1447 Hijriah Versi BRINPrediksi Lebaran 2026 Versi Nahdlatul Ulama
Next Post
Mengenal Konsep IoT: Cara Kerja dan Contoh Perangkatnya di Rumah Anda

Mengenal Konsep IoT: Cara Kerja dan Contoh Perangkatnya di Rumah Anda

Comments 0

  1. kar lyna says:
    1 hari ago

    Saya mencoba menandai bulan dengan menghitung dari bulan purnama yang artinya adalah tanggal 15 tiap bulan. Tapi masih bingung memulai hari berikutnya tanggal 15 apa 16?

    Balas
  2. Ussal says:
    18 jam ago

    Menag naik pesawat apa lagi nanti saat sidang isbat

    Balas
  3. Ussal says:
    18 jam ago

    Menag naik pesawat apa nanti saat sidang isbat.

    Balas
  4. ussal salim says:
    18 jam ago

    Menag naik pesawat apa lagi nanti saat sidang isbat

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

15 Maret 2026
Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Tanggal Idul Fitri Versi NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Tanggal Idul Fitri Versi NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

16 Maret 2026
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

18 Maret 2026
Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

17 Maret 2026
Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

18 Maret 2026

EDITOR'S PICK

Rekomendasi Perguruan Tinggi Lengkap Dengan Akreditasinya

Rekomendasi Perguruan Tinggi Lengkap Dengan Akreditasinya

9 Maret 2026
Dokter Spesialis Paru di Kota Medan yang Banyak Direkomendasikan

Dokter Spesialis Paru di Kota Medan yang Banyak Direkomendasikan

20 Februari 2026
Begini Cara Daftar KIP Kuliah 2026 Beserta Syarat dan Berkasnya

Begini Cara Daftar KIP Kuliah 2026 Beserta Syarat dan Berkasnya

5 Februari 2026
5 PTN Favorit di Bandung Lengkap Jurusan dan Perkiraan Biaya Kuliah

5 PTN Favorit di Bandung Lengkap Jurusan dan Perkiraan Biaya Kuliah

20 Februari 2026

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • Bansos
  • Beasiswa
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • KUR
  • Pendidikan
  • PPPK
  • Saldo Dana
  • Tips dan Panduan

Recent Posts

  • 120 Nama Bayi Laki-Laki Islam Dalam Al-Qur’an 3 Kata
  • Besok 19 Maret Sidang Isbat! Lebaran 2026 Jatuh Tanggal Berapa?
  • Bank Tutup atau Buka Saat Lebaran 2026? Ini Jadwal Operasionalnya
  • Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Diumumkan, Ini Lokasi, Waktu, dan Proses Penentuannya
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.