Perayaan Idul Fitri tidak hanya identik dengan salat Id dan tradisi saling memaafkan, tetapi juga dengan hidangan khas yang tersaji di meja tamu. Selain kue kering seperti nastar atau kastengel, setiap daerah di Indonesia memiliki kue tradisional yang menjadi ciri khas saat Lebaran.
Di Provinsi Lampung, berbagai kue khas daerah masih tetap dipertahankan sebagai bagian dari tradisi keluarga. Banyak di antaranya dibuat dari resep turun-temurun dan menggunakan bahan lokal seperti pisang, ketan, santan, hingga tape singkong.
Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, beberapa kue tradisional Lampung kembali menjadi buruan masyarakat. Tidak hanya disajikan untuk keluarga, kue-kue ini juga menjadi hidangan utama bagi tamu yang datang bersilaturahmi. Lalu, apa saja kue Lebaran khas Lampung yang populer dan wajib kamu ketahui?
Tradisi Menyajikan Kue Lebaran di Lampung
Bagi masyarakat Lampung, menyiapkan kue Lebaran bukan sekadar tradisi kuliner. Kebiasaan ini menjadi bagian dari budaya menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan.
Biasanya keluarga mulai mempersiapkan berbagai kue beberapa hari sebelum Idul Fitri. Kue tersebut disajikan di ruang tamu sebagai hidangan untuk kerabat, tetangga, maupun tamu yang datang berkunjung.
Selain sebagai sajian Lebaran, kue-kue tradisional ini juga memiliki nilai budaya karena banyak di antaranya diwariskan secara turun-temurun. Bahkan beberapa kue masih dibuat menggunakan teknik tradisional yang membuat cita rasanya tetap autentik.
Daftar Kue Lebaran Khas Lampung yang Populer
Lampung memiliki banyak jenis kue tradisional yang sering hadir saat perayaan hari besar. Berikut beberapa kue Lebaran khas Lampung yang terkenal dan masih banyak disajikan hingga sekarang.
1. Browkies, Brownies Unik dari Kulit Pisang
Salah satu inovasi kuliner khas Lampung yang cukup menarik adalah browkies. Kue ini merupakan brownies yang dibuat menggunakan campuran kulit pisang.
Kulit pisang diolah terlebih dahulu melalui proses khusus sehingga aman dikonsumsi. Hasilnya adalah kue dengan tekstur lembut seperti brownies, namun memiliki karakter rasa yang lebih unik.
Browkies biasanya diproduksi oleh industri rumahan di Lampung dan sering dijadikan oleh-oleh khas daerah.
2. Geguduh, Camilan Pisang yang Manis dan Hangat
Geguduh merupakan makanan tradisional yang dibuat dari pisang matang yang dicampur dengan tepung dan bahan lainnya.
Kue ini memiliki rasa manis dengan tekstur lembut di dalamnya. Banyak masyarakat Lampung menyukai geguduh karena paling nikmat disantap saat masih hangat bersama teh atau kopi.
Meski populer, geguduh jarang dijual di toko kue besar karena lebih sering dibuat sendiri di rumah.
Kue Tradisional Lampung yang Selalu Hadir Saat Lebaran
Selain camilan sederhana, ada juga beberapa kue tradisional Lampung yang hampir selalu disajikan saat momen Lebaran.
1. Sekubal
Sekubal merupakan makanan khas Lampung yang sering muncul selama Ramadan hingga Idul Fitri. Kue ini dibuat dari beras ketan yang dimasak bersama santan hingga menghasilkan rasa gurih.
Proses memasaknya cukup lama agar teksturnya menjadi lembut dan matang sempurna. Sekubal biasanya disantap bersama lauk khas Lebaran seperti opor ayam atau rendang.
2. Buras
Buras memiliki bentuk yang mirip dengan lontong dan juga dimasak menggunakan santan. Makanan ini biasanya disajikan bersama berbagai lauk setelah salat Idul Fitri.
Di beberapa keluarga Lampung, buras bahkan menjadi menu sarapan tradisional saat hari raya.
Kue Berlapis yang Kaya Rasa dan Aroma
Lampung juga memiliki beberapa jenis kue berlapis yang terkenal dengan rasa manis dan aromanya yang khas.
1. Lapis Legit
Lapis legit memang dikenal luas di berbagai daerah Indonesia. Namun di Lampung, kue ini sering dimodifikasi dengan tambahan rempah seperti kapulaga dan kayu manis.
Perpaduan rempah tersebut membuat aroma lapis legit menjadi lebih harum dan cita rasanya semakin kaya.
2. Sarimoka
Sarimoka merupakan kue berlapis yang memiliki aroma pandan yang khas. Sekilas tampilannya mirip dengan lapis legit.
Perbedaannya terletak pada bahan yang digunakan. Sarimoka biasanya dibuat dari tepung terigu sehingga teksturnya lebih padat dan kenyal.
3. Engkak
Engkak juga termasuk kue berlapis yang cukup populer di Lampung. Kue ini memiliki rasa manis dan gurih dari campuran santan, gula, dan tepung ketan.
Teksturnya yang lembut membuat engkak menjadi salah satu kue favorit yang sering disajikan saat acara keluarga maupun hari raya.
Kue Khas Lampung yang Memiliki Ciri Unik
Selain kue berlapis, ada juga beberapa kue Lampung yang memiliki bentuk dan rasa yang cukup berbeda dibanding kue daerah lain.
1. Kue Tat
Kue tat berasal dari wilayah Pesisir Barat Lampung dan terkenal dengan aroma rempahnya yang khas. Kue ini biasanya diisi dengan selai nanas.
Bentuknya sekilas mirip dengan nastar, tetapi ukuran kue tat biasanya lebih besar dan memiliki hiasan ukiran di bagian atasnya.
2. Serabi Krui
Serabi Krui merupakan kuliner khas dari daerah Krui di Kabupaten Pesisir Barat Lampung.
Serabi ini dimasak menggunakan tungku tradisional dengan kayu bakar. Cara memasak tersebut menghasilkan aroma khas yang membuat rasanya lebih autentik dibanding serabi pada umumnya.
3. Bolu Tape
Bolu tape adalah kue yang dibuat menggunakan tape singkong sebagai bahan utama.
Tape memberikan rasa manis dengan sedikit sentuhan asam yang membuat kue ini terasa unik. Teksturnya lembut dan aromanya cukup harum sehingga sering disajikan saat acara keluarga.
Mengapa Kue Tradisional Lampung Layak Disajikan Saat Lebaran?
Ada beberapa alasan mengapa kue khas Lampung masih tetap populer hingga sekarang.
Beberapa di antaranya yaitu:
- Memiliki cita rasa khas yang berbeda dari kue Lebaran modern
- Menggunakan bahan lokal yang mudah ditemukan
- Menjadi bagian dari warisan budaya kuliner daerah
- Cocok disajikan sebagai hidangan untuk tamu saat silaturahmi
Dengan menyajikan kue tradisional, suasana Lebaran juga terasa lebih hangat dan autentik.
Penutup
Kue Lebaran khas Lampung bukan hanya sekadar hidangan manis untuk menyambut tamu. Lebih dari itu, kue-kue tersebut merupakan bagian dari kekayaan kuliner Nusantara yang masih bertahan hingga sekarang.
Mulai dari browkies yang inovatif hingga serabi Krui yang dimasak secara tradisional, setiap kue memiliki keunikan tersendiri. Jika kamu ingin menghadirkan variasi hidangan yang berbeda pada Idul Fitri 1447 H, berbagai kue khas Lampung ini bisa menjadi pilihan menarik untuk disajikan di rumah.
Sumber: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8390402/10-rekomendasi-kue-lebaran-khas-lampung-yang-wajib-ada-di-meja-saat-idul-fitri










