Minggu, 22 Maret 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Beranda
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Lebaran NU 2026: Jadwal, Prediksi, dan Metode Penetapan Idul Fitri 1447 H

Ahmad Rian by Ahmad Rian
19 Maret 2026
in Berita, Info
0
Lebaran NU 2026: Jadwal, Prediksi, dan Metode Penetapan Idul Fitri 1447 H

Lebaran NU 2026: Jadwal, Prediksi, dan Metode Penetapan Idul Fitri 1447 H

Lebaran NU 2026 menjadi salah satu momen yang dinantikan umat Islam di Indonesia. Untuk mengetahui tanggal pasti 1 Syawal 1447 H, Nahdlatul Ulama menggunakan metode hisab dan rukyat dalam penentuan Idul Fitri. Prediksi dan jadwal Lebaran versi NU sering menjadi acuan bagi banyak komunitas Muslim, meskipun pemerintah memiliki penetapan resmi melalui sidang isbat.

Artikel ini akan membahas secara lengkap jadwal, prediksi, dan metode penetapan Lebaran NU 2026, agar masyarakat dapat mempersiapkan hari kemenangan dengan tepat.

Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H oleh Nahdlatul Ulama (NU) menjadi perhatian publik setiap tahun. Proses ini memadukan pengamatan hilal (rukyat) dan perhitungan astronomi (hisab) agar penentuan tanggal Lebaran akurat dan sesuai syariat. Prediksi awal menunjukkan Lebaran NU 2026 berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, tetapi kepastian menunggu hasil rukyatul hilal.



Metode Penetapan Awal Bulan Syawal oleh NU

NU menggunakan metode gabungan rukyat dan hisab, dengan dua pendekatan utama:

  1. Imkanur Rukyat Nahdlatul Ulama (IRNU) – Hisab digunakan untuk memperkirakan kemungkinan terlihatnya hilal. Jika memenuhi kriteria, rukyat dilakukan untuk konfirmasi.
  2. Qath’iy Rukyat Nahdlatul Ulama (QRNU) – Hasil rukyat yang benar-benar terlihat dijadikan penetapan awal bulan secara pasti (qath’iy).

Pendekatan ini memastikan NU mengintegrasikan perhitungan astronomi dengan pengamatan nyata, sehingga penetapan Lebaran tetap ilmiah sekaligus syar’i.



Metode Rukyatul Hilal dan Kriteria MABIMS

NU menekankan rukyatul hilal sebagai pedoman utama, didukung Hisab Imkanur Rukyat. Sejak 2022, NU mengadopsi kriteria MABIMS, yaitu:

  • Tinggi hilal minimal 3°
  • Elongasi minimal 6,4°

Jika hilal tidak terlihat karena cuaca atau posisi rendah, bulan Ramadan akan digenapkan 30 hari (istikmal), sesuai hadis Nabi Muhammad. Metode ini menjadikan kesaksian visual hilal sebagai penentu utama masuknya bulan baru, bukan semata perhitungan matematis.



Peran Lembaga Falakiyah NU (LFNU)

LFNU mengelola hisab, rukyat, dan pengembangan ilmu falak di lingkungan NU. Untuk 2026, rukyatul hilal dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026, di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, mulai pukul 16.00 WIB. Berdasarkan data hisab LFNU, Kemenag, dan BMKG, posisi hilal pada 19 Maret 2026 diperkirakan belum memenuhi kriteria, sehingga 1 Syawal 1447 H kemungkinan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Perbandingan Metode Penetapan Hilal di Indonesia

Di Indonesia, ada dua metode utama:

  • Muhammadiyah – Menggunakan Hisab Hakiki Wujudul Hilal, fokus pada perhitungan astronomi presisi.
  • NU & Pemerintah – Menggunakan Rukyatul Hilal, observasi langsung hilal di berbagai titik dengan kriteria MABIMS.

Perbedaan metode ini kadang membuat tanggal Lebaran berbeda, tetapi jika hilal terlihat jelas, NU dan Muhammadiyah bisa merayakan Lebaran pada hari yang sama.



Sidang Isbat dan Keputusan Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026, di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta. Sidang diawali dengan Seminar Posisi Hilal, dilanjutkan pembahasan data rukyat dari 117 titik pengamatan di seluruh Indonesia.

Hadir dalam sidang antara lain perwakilan NU, Muhammadiyah, pakar astronomi, serta instansi terkait. Hasil sidang diumumkan Menteri Agama secara resmi, menjadi acuan bagi seluruh umat Islam di Indonesia. NU sendiri biasanya menyesuaikan keputusan pemerintah karena metode rukyatul hilal yang digunakan serupa.



Kesimpulan

  • Lebaran NU 2026 diprediksi jatuh pada 21 Maret 2026, menunggu hasil rukyatul hilal.
  • NU menggunakan metode gabungan rukyat dan hisab, mengacu pada kriteria MABIMS.
  • LFNU bertugas melakukan pengamatan hilal di berbagai wilayah Indonesia.
  • Pemerintah mengumumkan tanggal resmi melalui Sidang Isbat 19 Maret 2026.
  • Perbedaan metode dengan Muhammadiyah dapat terjadi, tetapi keputusan pemerintah tetap menjadi acuan nasional.
Tags: hilal 2026Hisab Imkanur RukyatIdul Fitri 1447 Hjadwal sidang isbat 2026kalender hijriah 2026Kriteria MABIMSlebaran nu 2026LFNUlibur Lebaran 2026Pemerintah dan Sidang IsbatPenentuan Awal Syawalpenetapan 1 syawal 1447 HPerbedaan Lebaran NU MuhammadiyahPrediksi Idulfitri 2026Prediksi Lebaran NU 2026Rukyatul Hilal NUtanggal lebaran 2026
Next Post
Kapan Idul Fitri 1447 H Versi Muhammadiyah? Catat Tanggalnya

Muhammadiyah Umumkan Lebaran 20 Maret 2026, Ini Dasar Penentuannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran 2026 Lengkap dengan Kata Permintaan Maaf

20 Maret 2026
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026? Simak Penentuan Tanggal 1 Syawal Berikut

19 Maret 2026
Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

Perkiraan Idul Fitri 2026 Berdasarkan NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG

17 Maret 2026
Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Sidang Isbat Lebaran 2026: Catat Tanggal, Tahapan dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

18 Maret 2026
Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

Kapan Sidang Isbat Idulfitri 2026? Ini Jadwal Penetapan 1 Syawal 1447 H

19 Maret 2026

EDITOR'S PICK

Alfamart Buka atau Tutup saat Lebaran 2026? Simak Jadwal Lengkapnya

Alfamart Buka atau Tutup saat Lebaran 2026? Simak Jadwal Lengkapnya

19 Maret 2026
Ingin Kuliah Di Sumatera Utara? Ini Kampus Terbaik Yang Bisa Kamu Pilih

Ingin Kuliah Di Sumatera Utara? Ini Kampus Terbaik Yang Bisa Kamu Pilih

18 Februari 2026
Inspirasi Judul Skripsi PAI 2026 Berdasarkan Isu Terkini

Inspirasi Judul Skripsi PAI 2026 Berdasarkan Isu Terkini

28 Januari 2026
Rekomendasi 10 Kampus Swasta Favorit di Jakarta

Rekomendasi 10 Kampus Swasta Favorit di Jakarta

19 Februari 2026

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • Bansos
  • Beasiswa
  • Berita
  • BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Info
  • Kesehatan
  • KUR
  • Pendidikan
  • PPPK
  • Saldo Dana
  • Tips dan Panduan

Recent Posts

  • Melahirkan Normal Tanpa Jahit: 5 Tips Ampuh Agar Persalinan Lebih Nyaman
  • 10 Tempat Wisata Solo Terbaik untuk Libur Lebaran 2026, Wajib Masuk Wishlist!
  • Pantai Hits di Sumut! Ini Destinasi Favorit Warga Medan Saat Libur Lebaran
  • Kapan PNS Masuk Kerja Usai Lebaran 2026? Ini Jadwal Resminya!
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.