Lengkap! Tanggal Puasa Syawal 2026 & Tata Caranya. Jadwal puasa Syawal disarankan dimulai tepat sehari setelah Idul Fitri, yaitu mulai dari 2 Syawal dan berlangsung terus selama enam hari sampai 7 Syawal.
Dalam kalender Gregorian, puasa Syawal 2026 jatuh pada tanggal 22 hingga 27 Maret 2026.
Namun demikian, umat Muslim juga dapat melaksanakan puasa Syawal 2026 pada hari-hari yang tidak berurutan.
Artinya, puasa Syawal dapat dilakukan pada tanggal kapan saja (kecuali 1 Syawal) asalkan totalnya enam hari.
Puasa Syawal merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan di bulan Syawal karena memiliki nilai setara dengan puasa selama satu tahun.
Sebagaimana disebutkan dalam hadits yang artinya:
“Rasulullah SAW bersabda: Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, lalu dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa selama satu tahun penuh. ” (HR Muslim/1164).
Niat dan cara melaksanakan puasa Syawal
Cara melaksanakan puasa Syawal sama dengan puasa sunnah lainnya yang dimulai dengan niat.
Kemudian menahan diri dari makan dan minum serta hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam.
Mengacu pada sumber dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut adalah bacaan niat puasa Syawal sesuai dengan ketentuan dan kondisinya.
Pertama, niat puasa Syawal yang diucapkan pada malam hari dan dilakukan secara berurutan selama enam hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala
Artinya, “Saya berniat untuk berpuasa esok hari demi menunaikan puasa sunnah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala. ”
Kedua, niat puasa Syawal yang dilakukan secara tidak berurutan, diucapkan sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala
Artinya, “Saya niat untuk puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT. ”
Keutamaan puasa Syawal
Mengacu pada informasi dari UIN Sunan Gunung Djati, berikut adalah beberapa keutamaan dalam melaksanakan puasa Syawal:
1. Penyempurna puasa Ramadhan Puasa Syawal menjadi amalan yang menyempurnakan puasa Ramadhan. Seperti halnya shalat sunnah rawatib (qabliyah dan bakdiyah) yang melengkapi shalat wajib.
2. Nilainya setara dengan puasa setahun penuh Puasa sunnah Syawal memiliki keistimewaan dalam meningkatkan pahala puasa menjadi setara dengan puasa selama satu tahun. Seperti yang disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW yang artinya:
“Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian diakhiri dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh. ” (HR Muslim/1164).
3. Tanda puasa Ramadhan diterima Puasa Syawal adalah pertanda bahwa puasa Ramadhan diterima oleh Allah SWT.
Umat Muslim yang membiasakan berpuasa setelah bulan Ramadhan menandakan bahwa puasa sebelumnya diterima.
4. Bentuk rasa syukur kepada Allah Puasa Syawal sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai berkah yang diterima selama bulan Ramadhan. Selama Ramadan, Allah membuka pintu pengampunan, memberikan pahala yang berlipat ganda, dan menurunkan malam Lailatul Qadar.
5. Tanda ibadah Ramadhan berkelanjutan Puasa Syawal juga melambangkan bahwa ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadhan tetap berlanjut. Menjalankan puasa Syawal menjadi salah satu usaha untuk mempertahankan ibadah yang telah dilaksanakan pada bulan Ramadhan.
Sumber :
https://www.kompas.com/sumatera-utara/read/2026/03/25/100000788/jadwal-puasa-syawal-2026-berikut-tanggal-dan-tata-cara










