Lagu nafas merupakan karya yang diciptakan oleh Dipha Barus dan Hindia atau Basakara Putra. Lagu nafas ini sangat unik karena kedua musisi ini memiliki genre musik yang berbeda. Ini menciptakan nuansa baru bagi para pendengar.
Dengan musik elektronik khas Dipha Barus, Hindia berhasil memadukan ciri khas reflektifnya ke dalam lagu Nafas ini.
Lirik dalam lagu nafas ini sangat rekonomended untuk para pendengar yang letih akan rutinitas yang sangat intens. Dalam lirik lagu nafas terdapat makna persuasif yang mengajak para pendengar untuk rehat sejenak dari rutinitas yang sangat intens.
Tak Hanya lirik, visual artworknya juga memiliki kesan yang mendalam untuk para penikmat karena mereka mempercarayakannya kepada @tuhanzilla. Dengan sentuhannya visual akan memperkaya lagu nafas karya Dipha Barus dan Hindia ini.
Lirik lagu “Nafas” by Dipha Barus Ft Hindia
Berikut merupakan lirik lagu nafas dari Dipha Barus dan Hindia:
Semoga aku tak dikalahkan oleh kepalaku
Takut atas hal-hal yang ku tak tahu
Semoga aku tak dikalahkan raga tubuhku
Sakit saat sadar aku tidak terbelenggu
Semoga aku tak dikalahkan oleh kepalaku
Menjauh tanpa dengar ceritamu
Semoga tak ku kasih ruang ‘tuk kebingunganku
Buang waktu mencari tujuanku
Kuurai satu-satu
Semua takut dan cemasku
Menjadi pemilik tubuhku
Ia ‘kan takluk dan berikan jalan
Mudah-mudahan
Aku berperan
Menyambung nafas doa keluargaku
Oh, mudah-mudahan
Semoga aku tak terlalu banyak bicara
Menghukum diri ‘tuk sesuatu yang sia-sia
Lupa terapkan saran yang sering kuberikan
Kepada orang lain ‘tuk keperluan batin (Oh)
Kadang hidup hanya perlu main-main (Main-main)
Masalah usai semalam, ya tidak mungkin
Tidak tentu sisa hariku diburu perkara
Jangan kuingat hal-hal yang buruk saja
Kuurai satu-satu
Semua takut dan cemasku
Menjadi pemilik tubuhku
Ia ‘kan takluk dan berikan jalan
Mudah-mudahan
Aku berperan
Menyambung nafas doa keluargaku
Oh, mudah-mudahan
Mungkin ini semua turun-temurun
Mungkin cara ayah dan ibu besarkan aku
Untuk itu, kumaafkan diriku
Aku maafkan kamu, juga orang tuamu
Sebelum terlambat untuk ku tersadar
Bahwa ini semua siklus yang berputar
Kupunya pilihan untuk melanjutkan
Aku putuskan usai aku berperan


Komentar