Hari ini, Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan sidang isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026. Bagi umat Islam, momen ini sangat dinanti setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1447 H.
Sidang isbat akan diselenggarakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, dimulai dengan seminar posisi hilal, dilanjutkan verifikasi laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah, pelaksanaan sidang utama, dan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Kemenag bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, dan instansi terkait dalam pemantauan hilal dan penetapan awal Syawal.
Jadwal Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H
- 16.30 WIB: Seminar Posisi Hilal: Disiarkan secara live di YouTube Bimas Islam TV, TikTok, dan Instagram Bimas Islam.
- 18.45 WIB: Sidang Isbat Utama: Dilaksanakan tertutup untuk umum.
- 19.25 WIB: Konferensi Pers Penetapan 1 Syawal 1447 H: Disiarkan live di YouTube Bimas Islam TV dan Kemenag RI, serta TikTok dan Instagram Bimas Islam.
Pemantauan hilal dilakukan di berbagai lokasi di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, termasuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara.
Libur Nasional dan Cuti Bersama Lebaran 2026
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, Hari Raya Idul Fitri 1447 H ditetapkan jatuh pada:
- Sabtu, 21 Maret 2026: Libur Nasional Idul Fitri
- Minggu, 22 Maret 2026: Libur Nasional Idul Fitri
- Cuti bersama Idul Fitri ditetapkan pada:
- Jumat, 20 Maret 2026
- Senin, 23 Maret 2026
- Selasa, 24 Maret 2026
Periode libur panjang ini berlangsung dari Jumat hingga Selasa (20–24 Maret 2026), berdekatan dengan akhir pekan dan cuti bersama Nyepi pada 18–19 Maret 2026.
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) Lebaran 2026
Pemerintah juga memberlakukan WFA untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik:
- 16–17 Maret 2026 (Senin–Selasa): WFA arus mudik
- 25–27 Maret 2026 (Rabu–Jumat): WFA arus balik
Penetapan 1 Syawal Muhammadiyah
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, 1 Syawal 1447 H bertepatan dengan Jumat Legi, 20 Maret 2026. Penetapan ini menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), agar tanggal bulan Hijriah dapat diikuti secara konsisten di seluruh dunia.
Bagi warga Muhammadiyah, kepastian tanggal ini penting untuk mempersiapkan Salat Id, aktivitas keluarga, dan rencana mudik.
Salat Idul Fitri 2026
Pelaksanaan Salat Id di Indonesia biasanya dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, setelah matahari terbit hingga menjelang Dzuhur. Berdasarkan hadis dari Jundab, Rasulullah SAW bersabda:
“Shalat Idul Fitri kami laksanakan ketika matahari telah naik sejengkal dan shalat Idul Adha kami laksanakan ketika matahari telah naik tiga jengkal.”
Tata Cara Mandi Sunnah Hari Raya
Salah satu sunnah menjelang Idul Fitri adalah mandi dan membersihkan diri sebelum berangkat ke masjid. Niat mandi hari raya dapat dilakukan dalam hati atau dilafalkan:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Latin: “NAWAITUL GHUSLA LIYAUMI ‘IIEDIL FITHRI SUNNATAN LILLAAHI TA’ALAA”.
Artinya: “Sengaja saya mandi pada hari Raya Idul Fitri sunnah karena Allah Ta’ala.”
Selain mandi, disunnahkan memakai wangi-wangian, memotong rambut dan kuku, serta membersihkan tubuh untuk menunaikan Salat Id dengan bersih dan rapi.
Kesimpulan
Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H menetapkan Lebaran Muhammadiyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Sumber Referensi
https://kalteng.tribunnews.com/ramadan/230005/live-putusan-1-syawal-1447-h-hasil-sidang-isbat-idul-fitri-2026-lebaran-muhammadiyah-20-maret










