Arus balik Lebaran 2026 kembali memasuki fase krusial. Setelah gelombang pertama terjadi pada 24 Maret lalu, gelombang kedua diprediksi akan mencapai puncaknya pada akhir pekan ini. Kepadatan kendaraan menuju Jakarta diproyeksikan meningkat tajam, terutama pada Sabtu – Minggu, 28 – 29 Maret 2026, dengan jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan menjadi yang tertinggi sepanjang musim libur Idulfitri tahun ini.
Lonjakan Kendaraan Menuju Jakarta Diprediksi Capai 250 Ribu Unit
Melansir dari laman detik.com, Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa volume kendaraan yang akan memasuki Jakarta pada Minggu (29/3) diprediksi mencapai 250 ribu unit. Angka ini merupakan puncak tertinggi untuk gelombang kedua arus balik. Rivan menjelaskan bahwa kepadatan kendaraan meningkat secara bertahap, diawali dengan 183 ribu kendaraan pada Jumat (27/3), kemudian naik menjadi sekitar 200 ribu kendaraan pada Sabtu, dan akhirnya diperkirakan mencapai 250 ribu kendaraan pada Minggu yang menjadi puncak arus balik.
Menurutnya, peningkatan arus kendaraan sudah mulai terasa sejak dini hari. Jasa Marga mencatat bahwa hingga pukul 06.00 WIB pagi ini, sudah terdapat 2,3 juta kendaraan yang masuk ke arah Jakarta, atau setara dengan 69% dari total proyeksi arus balik tahun ini.
Rest Area Trans Jawa Jadi Titik Pemicu Kepadatan
Pada arus balik tahun ini, sejumlah rest area di ruas Tol Trans Jawa menjadi penyebab terjadinya perlambatan dan antrean panjang kendaraan. Banyak pengendara yang memilih singgah untuk beristirahat sehingga membuat antrian masuk rest area memanjang hingga ke badan jalan.
Rivan mengimbau masyarakat untuk mengecek informasi fasilitas rest area sebelum memutuskan berhenti. Hal ini penting agar pengendara tidak menghabiskan waktu mencari lokasi istirahat, terutama saat kondisi lalu lintas mulai padat.
Selain itu, terdapat kebijakan buka-tutup rest area, seperti yang diberlakukan di KM 62B dan KM 52B Tol Jakarta–Cikampek, untuk mencegah penumpukan kendaraan di kantong-kantong parkir tersebut.
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Untuk mengurai kepadatan pada akhir pekan ini, aparat kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik krusial, salah satunya di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi lanjutan mengingat arus mudik dan balik tahun ini meningkat signifikan dan disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah.
Skema rekayasa lalu lintas yang disiapkan mencakup contraflow, pengalihan arus, hingga pembatasan akses jika volume kendaraan mencapai titik kritis.
Kesimpulan
Arus balik gelombang kedua Lebaran 2026 diprediksi mencapai titik tertinggi pada 29 Maret 2026, dengan potensi mencapai 250 ribu kendaraan menuju Jakarta. Rest area menjadi titik yang menimbulkan kepadatan sehingga pengendara diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan cermat. Sementara itu, pihak kepolisian dan Jasa Marga telah menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas untuk memastikan perjalanan arus balik berjalan aman dan tertib.
Sumber referensi
https://news.detik.com/berita/d-8418046/puncak-arus-balik-lebaran-29-maret-250-ribu-kendaraan-akan-balik-ke-jakarta










