Badan Gizi Nasional (BGN) kembali merencanakan pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2026.
Seleksi ini akan dilanjutkan ke Tahap 3 dan Tahap 4, setelah dua tahap sebelumnya dilaksanakan sepanjang 2025.
Informasi mengenai jadwal pendaftaran dan formasi PPPK BGN 2026 pun mulai dinantikan oleh para calon pelamar.
Sebagai informasi, proses seleksi PPPK BGN telah dilaksanakan dua kali pada tahun 2025.
Pada PPPK Tahap 1, sebanyak 2.080 peserta ditetapkan sebagai ASN dan mulai aktif bekerja sejak 1 Juli 2025.
Sementara itu, PPPK Tahap 2 juga telah selesai dilaksanakan dan saat ini tengah memasuki tahap pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) serta pengusulan Nomor Induk (NI) PPPK.
Pelantikan PPPK Tahap 2 dijadwalkan berlangsung pada 1 Februari 2026.
Lantas, kapan pendaftaran PPPK BGN 2026 Tahap 3 dan 4 akan dibuka?
Hingga saat ini, BGN belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan pendaftaran.
Namun, berdasarkan pola seleksi sebelumnya, proses pendaftaran tahap lanjutan diperkirakan akan dimulai setelah seluruh rangkaian PPPK Tahap 2 selesai, termasuk pelantikan pada awal Februari 2026.
Meski demikian, waktu pelaksanaan bisa berbeda di tiap daerah, tergantung kebijakan dan kesiapan masing-masing instansi.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa total kebutuhan PPPK BGN tahun 2026 mencapai sekitar 99.000 orang.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 2.080 formasi Tahap 1 dan sekitar 32.000 formasi Tahap 2.
Pada Tahap 2, sebanyak 31.250 formasi diisi oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang merupakan lulusan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, sementara 750 formasi lainnya dibuka untuk masyarakat umum, terdiri atas 375 tenaga akuntan dan 375 tenaga gizi.
Untuk PPPK BGN Tahap 3 dan 4, masing-masing tahap direncanakan membuka sekitar 32.460 formasi, sehingga total kebutuhan pada dua tahap tersebut diperkirakan mencapai 64.920 formasi.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai rincian formasi yang akan dibuka, apakah akan kembali dibagi menjadi formasi khusus dan umum seperti tahap sebelumnya atau menggunakan skema berbeda.
Dadan Hindayana juga menjelaskan bahwa saat ini BGN memiliki 615 pegawai di kantor pusat.
Sementara itu, di tingkat Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) wilayah terdapat sekitar 40 tenaga kerja, yang terdiri atas kepala KPPG dan kepala subbagian tata usaha.
Ke depan, BGN berencana menambah jumlah KPPG sebanyak 338 unit, sehingga totalnya menjadi 358 KPPG di seluruh Indonesia.
Selain itu, jumlah sumber daya manusia di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat ini mencapai 73.207 orang, dengan dukungan relawan sebanyak 825.936 orang.
Relawan tersebut mengisi berbagai peran, mulai dari kepala juru masak, juru masak, petugas pemorsian, tim persiapan, pencuci peralatan, pengemudi, kepala lapangan, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan.
Dengan besarnya kebutuhan tenaga kerja tersebut, peluang pembukaan PPPK BGN 2026 Tahap 3 dan 4 dinilai cukup besar.
Para calon pelamar diimbau untuk terus memantau pengumuman resmi dari BGN serta mencatat jadwal dan informasi formasi yang akan diumumkan agar tidak melewatkan kesempatan mendaftar.

















