Banyak penderita GERD menghindari kopi karena khawatir dapat memicu naiknya asam lambung. Padahal, tidak semua kopi memiliki karakter yang sama.
Tingkat keasaman kopi dipengaruhi oleh jenis biji, tingkat sangrai, hingga metode penyeduhan.
Dengan memilih kopi yang tepat, sebagian penderita GERD masih dapat menikmati secangkir kopi dengan lebih nyaman.
Apa Itu Kopi Low Acid?
Kopi low acid adalah kopi dengan karakter rasa yang lebih lembut dan tidak terlalu tajam.
Biasanya kopi jenis ini memiliki cita rasa cokelat, karamel, atau kacang-kacangan yang lebih dominan dibandingkan rasa asam yang kuat.
Meski begitu, kopi rendah asam bukan berarti pasti aman untuk semua penderita GERD.
Respons tubuh setiap orang bisa berbeda, sehingga penting untuk memperhatikan kondisi tubuh setelah mengonsumsinya.
Cara Membuat Kopi Low Acid
Membuat kopi low acid tidak sulit. Berikut beberapa cara yang bisa anda coba dirumah:
Pilih Kopi Dark Roast
Salah satu cara termudah adalah menggunakan kopi dark roast. Tingkat sangrai yang lebih gelap umumnya menghasilkan rasa yang lebih lembut dengan sensasi asam yang tidak terlalu menonjol.
Jika memungkinkan, pilih biji arabika karena biasanya memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan robusta.
Coba Metode Cold Brew
Cold brew dibuat dengan merendam kopi menggunakan air dingin selama 12-24 jam. Metode ini menghasilkan seduhan dengan rasa yang lebih halus dan cenderung tidak terlalu tajam.
Cara membuatnya cukup sederhana:
- 100 gram kopi giling kasar
- 1 liter air dingin
- Rendam selama 12–24 jam
- Saring sebelum disajikan
Gunakan Seduhan yang Seimbang
Kopi yang terlalu pekat sering kali terasa lebih berat bagi lambung. Untuk konsumsi harian, gunakan sekitar 10–15 gram kopi untuk 200-250 ml air.
Saat menyeduh dengan air panas, hindari langsung menggunakan air yang baru mendidih. Diamkan sekitar 30 detik agar suhu lebih stabil dan rasa kopi tetap seimbang.
Hindari Minum Saat Perut Kosong
Bagi sebagian penderita GERD, minum kopi saat perut kosong dapat memicu rasa tidak nyaman. Karena itu, sebaiknya nikmati kopi setelah sarapan atau setelah makan ringan.
Tips Agar Lebih Nyaman Minum Kopi
Selain memilih kopi rendah asam, beberapa kebiasaan sederhana juga dapat membantu mengurangi risiko munculnya gejala GERD:
- Batasi konsumsi hingga 1–2 cangkir per hari.
- Hindari minum kopi menjelang tidur.
- Jangan membuat kopi terlalu pekat.
- Perhatikan jenis kopi yang paling nyaman untuk tubuh Anda.
Jika gejala GERD tetap muncul setelah minum kopi, pertimbangkan untuk mengurangi konsumsi atau mencoba kopi dengan kandungan kafein lebih rendah.
Kesimpulan
Penderita GERD tidak selalu harus berhenti minum kopi. Memilih kopi dark roast, mencoba metode cold brew, menggunakan takaran yang seimbang, dan menghindari minum kopi saat perut kosong dapat membantu membuat kopi terasa lebih nyaman di lambung.
Kuncinya adalah menemukan jenis dan cara penyeduhan yang paling sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

