Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak
Banyak peserta baru mengetahui BPJS Kesehatannya tidak aktif saat hendak berobat.
Akibatnya, proses pelayanan di rumah sakit, puskesmas, atau klinik bisa terhambat karena status kepesertaan bermasalah.
Karena itu, penting mengetahui cara cek BPJS Kesehatan aktif atau tidak sebelum membutuhkan layanan kesehatan.
Kabar baiknya, pengecekan kini bisa dilakukan secara online melalui HP tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Bahkan, peserta yang lupa nomor kartu tetap bisa melakukan pengecekan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sudah terintegrasi dengan data kepesertaan.
Ada beberapa layanan resmi yang dapat digunakan untuk mengecek status kepesertaan BPJS Kesehatan.
Baca Juga: Syarat dan Cara Daftar BPJS Kesehatan Online untuk Peserta Baru
1. Melalui Aplikasi Mobile JKN
Mobile JKN menjadi salah satu cara paling praktis untuk mengecek status BPJS Kesehatan.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka aplikasi Mobile JKN.
- Login menggunakan NIK, nomor kartu BPJS, atau email yang terdaftar.
- Pilih menu Info Peserta.
- Status kepesertaan akan muncul di layar.
Selain melihat status aktif atau tidak aktif, peserta juga dapat mengecek kelas perawatan, data anggota keluarga, dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang terdaftar.
2. Cek BPJS Lewat WhatsApp PANDAWA
Layanan PANDAWA melalui WhatsApp juga bisa digunakan untuk cek status BPJS Kesehatan. Cukup ikuti proses verifikasi, lalu informasi kepesertaan akan ditampilkan.
3. Melalui Website Resmi BPJS Kesehatan
Pengecekan juga bisa dilakukan melalui website resmi BPJS Kesehatan. Setelah login dan verifikasi data, status kepesertaan akan langsung ditampilkan.
4. Menghubungi Care Center 165
Jika mengalami kendala saat menggunakan layanan online, peserta dapat menghubungi Care Center 165.
Petugas akan membantu melakukan pengecekan setelah proses verifikasi data selesai dilakukan.
Penyebab BPJS Kesehatan Tidak Aktif
Status kepesertaan yang tidak aktif tidak selalu disebabkan oleh tunggakan iuran. Ada beberapa faktor lain yang dapat memengaruhinya, antara lain:
- Iuran BPJS masih menunggak.
- Perubahan status pekerjaan belum diperbarui.
- Perpindahan jenis kepesertaan.
- Data kependudukan belum sinkron.
- Proses verifikasi atau pembaruan data masih berlangsung.
Karena itu, peserta tetap disarankan melakukan pengecekan secara berkala meskipun merasa rutin membayar iuran.
Lupa Nomor BPJS? Gunakan NIK
Tidak sedikit peserta yang lupa menyimpan nomor kartu BPJS Kesehatan.
Saat ini, NIK sudah terhubung dengan data kepesertaan BPJS sehingga dapat digunakan untuk login ke Mobile JKN maupun proses verifikasi pada berbagai layanan resmi BPJS Kesehatan.
Dengan demikian, peserta tetap bisa mengecek status kepesertaan tanpa harus mencari nomor kartu terlebih dahulu.
Apa Arti Status yang Muncul Saat Cek BPJS?
Setelah melakukan pengecekan, peserta biasanya akan menemukan salah satu status berikut:
Aktif
Kepesertaan dapat digunakan untuk layanan kesehatan.
Tidak Aktif
Ada kendala administrasi atau pembayaran yang perlu diselesaikan.
Menunggu Verifikasi
Data masih dalam proses pembaruan atau sinkronisasi.
BPJS Sudah Dibayar Tapi Masih Belum Aktif?
Kondisi ini biasanya terjadi karena sistem belum memperbarui data pembayaran. Coba cek kembali setelah beberapa saat. Jika status tetap belum aktif, hubungi Care Center 165 atau layanan PANDAWA.
Baca Juga: Panduan Registrasi Mobile JKN untuk Akses Layanan BPJS Kesehatan Secara Online
Kesimpulan
Cara cek BPJS Kesehatan aktif atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, website resmi, atau Care Center 165. Dengan mengecek status secara berkala, peserta dapat menghindari kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.






