Masyarakat yang menunggu pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Juni 2026 kini dapat mengecek status penerimaan bantuan secara online.
Prosesnya cukup mudah karena hanya membutuhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.
Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Kementerian Sosial maupun aplikasi Cek Bansos.
Jika nama penerima terdaftar dan status bantuan aktif, dana bantuan akan disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau melalui kantor pos sesuai ketentuan yang berlaku.
Jadwal Penyaluran PKH dan BPNT Tahun 2026
Pemerintah menyalurkan bantuan PKH dan BPNT dalam empat tahap sepanjang tahun.
- Tahap 1 : Januari – Maret
- Tahap 2 : April – Juni
- Tahap 3 : Juli – September
- Tahap 4 : Oktober – Desember
Karena jadwal pencairan bisa berbeda di setiap daerah, masyarakat disarankan untuk rutin memantau status bantuan agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
Cara Cek Penerima PKH dan BPNT Melalui Website
Pengecekan dapat dilakukan melalui layanan resmi Kemensos dengan.
Berikut langkahnya:
- Akses situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK KTP.
- Isi kode captcha yang muncul pada layar.
- Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk menampilkan kode baru.
- Tekan tombol “Cari Data”.
- Sistem akan proses pencarian dan menampilkan informasi penerima manfaat berdasarkan data yang dimasukkan.
Cara Cek Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store.
Berikut caranya:
- Instal Aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Jika sudah, Buka Aplikasi Cek Bansos.
- Pilih menu “cek bansos” yang tertera.
- Masukkan NIK KTP.
- Tekan tombol “Cari Data”.
- Aplikasi akan menampilkan informasi penerima manfaat berdasarkan data yang dimasukkan.
Penerima Baru pada Penyaluran Tahap Kedua
Pada tahap kedua tahun 2026, pemerintah menetapkan lebih dari 470 ribu keluarga sebagai penerima manfaat baru.
Penambahan ini berasal dari hasil pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Penerima baru berasal dari kelompok masyarakat miskin dan rentan yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 serta belum menerima bantuan pada tahap sebelumnya.
Besaran Bantuan PKH Tahun 2026
Nilai bantuan PKH disesuaikan dengan kategori penerima manfaat.
Berikut rinciannya:
- Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap
Besaran Bantuan BPNT Juni 2026
Berbeda dengan PKH, nominal BPNT diberikan sama untuk seluruh penerima.
Rinciannya sebagai berikut:
- Rp200.000 per bulan
- Rp600.000 Per Tahap
Dengan demikian, penerima akan memperoleh total bantuan sebesar Rp600.000 dalam satu kali pencairan.
Dana bantuan tersebut akan dikirim langsung ke rekening KKS dan dapat dicairkan melalui bank-bank Himbara atau mekanisme penyaluran lain yang ditetapkan pemerintah.
Mengenal Program PKH dan BPNT
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan dengan tujuan membantu meningkatkan kesejahteraan, pendidikan, serta kesehatan keluarga penerima manfaat.
Sementara itu, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah program bantuan pangan yang disalurkan melalui akun elektronik dan digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-Warong KUBE PKH atau mitra penyalur yang bekerja sama dengan bank pemerintah.
Karena data penerima bantuan dapat berubah mengikuti pembaruan DTSEN, masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala agar dapat mengetahui status bantuan terbaru dengan cepat dan akurat.
Kesimpulan
Status pencairan PKH dan BPNT Juni 2026 dapat dicek dengan mudah secara online menggunakan NIK KTP melalui situs atau aplikasi Cek Bansos Kemensos.

