Informasi mengenai cara cek bansos Kemensos kembali banyak dicari masyarakat pada Mei 2026.
Banyak warga ingin memastikan apakah mereka masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian Sosial.
Kini proses pengecekan jauh lebih praktis dibanding beberapa tahun lalu. Masyarakat tidak perlu datang ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial karena status penerima bansos dapat dicek secara online menggunakan NIK yang tertera pada KTP.
Layanan ini dapat digunakan untuk melihat berbagai program bantuan yang masih berjalan, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan beras pangan, hingga PBI-JKN atau BPJS PBI.
Begini Cara Cek Bansos Kemensos Secara Online
Pengecekan status bansos bisa dilakukan melalui dua layanan resmi yang disediakan pemerintah, yaitu website Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.
Cek Melalui Website Kemensos
Bagi masyarakat yang ingin melakukan pengecekan tanpa mengunduh aplikasi, cukup akses situs resmi Kemensos melalui browser di HP.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol Cari Data.
Apabila data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi terkait status penerima bantuan, kategori desil, serta jenis bantuan sosial yang diterima.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
Cara lain yang bisa digunakan adalah melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Cek Bansos.
- Buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan nomor NIK KTP.
- Tekan tombol Cari Data.
Setelah proses pencarian selesai, pengguna dapat melihat informasi penerima bantuan sosial, jenis bansos yang diterima, hingga kategori desil yang tercatat dalam sistem.
Daftar Bansos yang Disalurkan pada Mei 2026
Hingga Mei 2026, pemerintah masih menyalurkan sejumlah program bantuan sosial kepada masyarakat yang memenuhi syarat.
Beberapa bantuan yang masih berjalan antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Bantuan Beras Pangan
- PBI-JKN atau BPJS PBI
Seluruh proses penyaluran kini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah terhubung dengan data kependudukan berbasis NIK.
Karena data terus diperbarui, status penerima bantuan dapat berubah sesuai hasil verifikasi dan pemutakhiran terbaru yang dilakukan pemerintah.
Besaran Bansos 2026
Nilai bantuan yang diterima setiap keluarga tidak sama karena bergantung pada jenis program yang diterima.
Berikut rincian bantuan yang masih disalurkan pada tahun 2026:
- BPNT: Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap tahap penyaluran.
- PKH: Besar bantuan disesuaikan dengan komponen penerima dalam keluarga.
- Bantuan Beras Pangan: 20 kilogram beras per bulan.
- PBI-JKN/BPJS PBI: Iuran sebesar Rp42.000 per orang per bulan yang dibayarkan langsung oleh pemerintah kepada BPJS Kesehatan.
Bansos Dicairkan Lewat Mana?
Penyaluran bantuan sosial dilakukan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu:
- BRI
- BNI
- Mandiri
- BTN
Di sejumlah wilayah, bantuan juga disalurkan melalui kantor pos sesuai kebijakan dan mekanisme yang berlaku.
Penting untuk Rutin Mengecek Status Bansos
Masyarakat disarankan untuk tidak hanya mengecek sekali, tetapi secara berkala. Hal ini karena data penerima bantuan dapat berubah mengikuti hasil pemutakhiran DTSEN.
Dengan melakukan pengecekan secara rutin, masyarakat dapat mengetahui lebih cepat apabila bantuan sudah masuk, masih dalam proses penyaluran, atau terdapat perubahan status kepesertaan dalam sistem Kemensos.

