Ibu Hamil Ditendang di Medan, Kondisi Kandungan Aman
Kasus penganiayaan terhadap seorang ibu hamil di Medan menyita perhatian publik. Korban bernama Mulana Kartina Nainggolan (31) ditendang oleh dua pria yang berprofesi sebagai pengatur jalan liar saat melintas di di terowongan Tembung, Jalan Baru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara perbatasan Medan.
Peristiwa bermula ketika Kartina bersama suaminya, Manungat Gumpal, terlibat cekcok dengan kakak beradik berinisial ZL dan ZYL. Dalam keributan itu, perut Kartina yang sedang hamil ditendang oleh salah satu pelaku.
“Keadaan saya saat ini puji Tuhan sudah lumayan enak (membaik). Dan saya juga puji Tuhan, tadi hasil USG menyatakan kandungan saya itu sehat, tidak terjadi apa-apa,” ungkapnya dengan nada lega di Medan, Jumat (5/6/2026). Ia berharap pemulihannya berjalan lancar hingga persalinan.
“Semoga saya sehat-sehat terus sampai di waktu yang baik, sesuai yang Tuhan rencanakan,” tutup Kartina.
Ibu Hamil Ditendang Di Medan Berikan Apresiasi kepada Polrestabes Medan
Kartina menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polrestabes Medan yang bergerak cepat menangani kasus ibu hamil ditendang di Medan tersebut.
“Saya beserta suami saya, Manungat Gumpal, mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Polrestabes Medan, Bapak Kasat Reskrim, Bapak Kanit Pidum, dan Tim Jatanras (Dendam Jantan Satreskrim). Terima kasih banyak untuk semua pihak yang sudah membantu mengusut tuntas kejadian penganiayaan ini dengan sangat cepat,” ujarnya.
Kasus ini kini ditangani secara intensif oleh Satreskrim Polrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut.
Dua Pelaku Penendang Ibu Hamil di Medan Ditangkap
Polisi berhasil mengamankan dua pelaku penganiayaan terhadap pasutri tersebut. Mirisnya, korban wanita diketahui sedang hamil. Kedua pelaku, ZL dan ZYL, sehari-hari beraktivitas sebagai Pak Ogah di lokasi kejadian.
Kapolrestabes Medan melalui Kasat Reskrim, AKBP Adrian Risky Lubis, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari kemacetan akibat tawuran di sekitar underpass. Pelaku yang sedang mengatur lalu lintas membentak korban.
“Saat itu lewat sepasang suami istri yang menjadi korban. Pelaku kemudian membentak korban dengan kalimat, ‘Lewat-lewat, maju kau, bikin macet aja di sini,’” ujar AKBP Adrian Risky Lubis, Kamis (4/6/2026).
Korban wanita kemudian menjawab,
“Pak maaf Pak, saya takut maju karena posisi saya sekarang lagi hamil.”
Cekcok pun tak terhindarkan.
Takut Viral, Pelaku Bertindak Brutal
Ketegangan meningkat ketika korban mengeluarkan ponsel. Pelaku merasa takut aksinya direkam lalu diviralkan. Salah satu pelaku menendang ibu hamil tersebut, sementara pelaku lain memukul suami korban.
Tidak berhenti di situ, pelaku sempat mengambil senjata airgun dari bengkel miliknya dan menodongkannya ke arah korban untuk menakut-nakuti.
Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian pelaku, satu pucuk senjata airgun, 21 botol amunisi, serta 7 tabung gas.