Penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial masih berlanjut pada Juni 2026.
Saat ini, pemerintah memasuki tahap kedua pencairan untuk dua program utama, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), penting untuk mengetahui jadwal pencairan, cara cek penerima, hingga besaran bantuan yang berhak diterima.
Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026
Pemerintah menyalurkan bansos menggunakan sistem triwulan atau setiap tiga bulan sekali. Juni 2026 menjadi bagian akhir dari Tahap 2 untuk periode April–Juni 2026.
Berikut jadwal lengkap penyaluran bansos tahun 2026:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret 2026
- Tahap 2: April, Mei, Juni 2026
- Tahap 3: Juli, Agustus, September 2026
- Tahap 4: Oktober, November, Desember 2026
Perlu diketahui, pemerintah tidak menetapkan tanggal pencairan yang serentak di seluruh daerah. Dana bantuan bisa masuk mulai pekan pertama hingga pekan keempat setiap bulannya, tergantung proses verifikasi dan distribusi di masing-masing wilayah.
Kriteria Penerima Bansos 2026
Penetapan penerima PKH dan BPNT mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pada tahun 2026, prioritas penerima bantuan ditujukan bagi masyarakat yang berada pada:
- Desil 1: miskin ekstrem
- Desil 2: miskin
- Desil 3: hampir miskin
- Desil 4: rentan miskin
Artinya, hanya rumah tangga yang masuk kategori desil 1–4 yang menjadi prioritas utama penerima bansos tahun ini.
Cara Cek Penerima Bansos PKH BPNT 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan secara online menggunakan NIK KTP melalui situs resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos.
Cek lewat website Kemensos
Langkah-langkahnya:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan 16 digit NIK KTP
- Ketik kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol Cari Data
Sistem akan menampilkan informasi apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT.
Cek lewat aplikasi Cek Bansos
Langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Klik tombol Cari Data.
Melalui aplikasi ini, pengguna juga bisa mengajukan usulan penerima bansos atau menyampaikan sanggahan data.
Nominal Bansos PKH dan BPNT Juni 2026
Besaran BPNT 2026
BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan. Karena pencairan dilakukan per tiga bulan, maka penerima biasanya memperoleh:Rp600.000 per KPM untuk satu tahap pencairan
Besaran PKH 2026
Nominal PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima:
| Kategori | Bantuan per Tahun | Per Tahap |
|---|---|---|
| Ibu hamil | Rp3.000.000 | Rp750.000 |
| Anak usia dini | Rp3.000.000 | Rp750.000 |
| Siswa SD | Rp900.000 | Rp225.000 |
| Siswa SMP | Rp1.500.000 | Rp375.000 |
| Siswa SMA | Rp2.000.000 | Rp500.000 |
| Disabilitas berat | Rp2.400.000 | Rp600.000 |
| Lansia 60 tahun ke atas | Rp2.400.000 | Rp600.000 |
| Korban pelanggaran HAM berat | Rp10.800.000 | Rp2.700.000 |
Kesimpulan
Juni 2026 menjadi periode pencairan Tahap 2 untuk bansos PKH dan BPNT. Penyaluran dilakukan bertahap di tiap daerah, sehingga masyarakat disarankan rutin mengecek rekening atau status bantuan melalui layanan resmi Kemensos.
Pengecekan penerima bansos dapat dilakukan dengan mudah menggunakan NIK KTP melalui website cekbansos.kemensos.go.id maupun aplikasi Cek Bansos.

