Dalam upaya memperkuat pembuktian kasus pencurian sepeda motor yang melibatkan pelaku pelajar, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang memiliki keterkaitan langsung dengan aksi kejahatan yang dilakukan. Barang bukti ini menjadi elemen penting dalam membangun konstruksi hukum atas kasus tersebut, Senin (4/5/2026).
Tidak hanya kendaraan yang digunakan dalam aksi pencurian, aparat juga mengamankan pakaian dan barang lain yang diduga digunakan pelaku saat beraksi, sehingga memperkuat indikasi keterlibatan pelaku dalam setiap kejadian.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, IPTU Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan bahwa barang bukti tersebut diperoleh dari hasil penangkapan dan penggeledahan.
“Kami berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan langsung dengan tindak pidana yang dilakukan, termasuk kendaraan yang digunakan saat beraksi serta pakaian yang dikenakan pelaku. Semua ini menjadi bagian penting dalam proses pembuktian,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa barang bukti tersebut akan diproses sesuai prosedur.
“Seluruh barang bukti akan kami dokumentasikan dan jadikan bagian dari berkas perkara untuk memperkuat proses penyidikan hingga tahap penuntutan,” katanya.
Ia juga membuka kemungkinan adanya tambahan barang bukti.
“Tidak menutup kemungkinan akan ada barang bukti lain yang kami temukan dalam proses pengembangan, terutama yang berkaitan dengan TKP lainnya,” tegasnya.


Komentar