Kabar terbaru mengenai harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia menunjukkan adanya potensi kenaikan. Mulai 1 April 2026 pukul 00.00 WIB, harga BBM jenis nonsubsidi diperkirakan akan mengalami peningkatan.
Kenaikan ini diprediksi berada di kisaran 5 hingga 10 persen, seiring dengan perubahan harga minyak dunia yang terus berfluktuasi.
Penyebab Kenaikan Harga BBM
Harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar internasional. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kenaikan ini adalah kondisi geopolitik global, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada harga minyak dunia.
Menurut ekonom dari Universitas Airlangga, Wisnu Wibowo, kenaikan harga ini merupakan hal yang wajar. Ia menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi memang bergantung pada indikator global seperti:
- Mean of Platts Singapore (MOPS)
- Argus (acuan harga energi internasional)
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar
Ketika harga minyak dunia naik, maka harga BBM di tingkat konsumen juga ikut menyesuaikan.
Perkiraan Besaran Kenaikan
Dilansir dari laman Kompas, kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan melebihi 10 persen. Secara umum, kenaikan diprediksi berada di rentang:
Sekitar 5 persen hingga 10 persen
Hal ini masih tergolong moderat, mengingat kondisi pasar energi global yang cukup dinamis.
Daftar Harga BBM Terbaru (Maret 2026)
Sebelum adanya penyesuaian harga di April, berikut adalah harga BBM yang berlaku per Maret 2026:
BBM Pertamina
- Pertamax: Rp12.300 per liter
- Pertamax Green: Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
- Dexlite: Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
BBM Subsidi
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Solar subsidi: Rp6.800 per liter
BBM Shell
- Shell Super (RON 92): Rp12.390 per liter
- V-Power Diesel: Rp14.620 per liter
BBM BP
- BP Ultimate (RON 95): Rp12.930 per liter
- BP 92: Rp12.390 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter
BBM Vivo
- Revvo 92: Rp12.390 per liter
- Revvo 95: Rp12.930 per liter
- Diesel Primus: Rp14.610 per liter
Perlu diingat, harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global.
Kesimpulan
Kenaikan harga BBM nonsubsidi pada April 2026 diprediksi terjadi akibat pengaruh harga minyak dunia dan faktor ekonomi global. Meski demikian, kenaikannya diperkirakan masih dalam batas wajar, yaitu maksimal 10 persen.
Masyarakat diharapkan tetap memantau informasi resmi terkait harga BBM terbaru agar dapat menyesuaikan kebutuhan sehari-hari.
Sumber Referensi
https://money.kompas.com/read/2026/03/30/125000726/harga-bbm-nonsubsidi-per-1-april-2026-pukul-0000-wib-diprediksi-naik-10-persen










