Kabar baik datang bagi masyarakat yang berencana merayakan Lebaran 1447 Hijriah di kampung halaman. Program Mudik Gratis BUMN 2026 kembali digelar dengan total kuota lebih dari 100 ribu kursi untuk pemudik di seluruh Indonesia.
Program ini diinisiasi oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, dengan PT Jasa Raharja bertindak sebagai koordinator pelaksana. Mengangkat tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, pemerintah ingin mendorong masyarakat beralih dari kendaraan roda dua ke moda transportasi umum demi menekan risiko kecelakaan di jalan.
Sebanyak 96 BUMN beserta anak perusahaannya terlibat dalam pelaksanaan tahun ini, melayani berbagai rute tujuan di berbagai daerah. Adapun rincian moda transportasi yang disiapkan meliputi:
- Sekitar 1.400 unit bus akan mengangkut kurang lebih 64.000 peserta.
- Tersedia 99 rangkaian kereta api untuk hampir 33.000 pemudik.
- Sebanyak 42 kapal laut disediakan bagi lebih dari 5.000 orang.
Keberangkatan perdana untuk moda bus dijadwalkan pada 17 Maret 2026, dengan titik kumpul di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Sistem Pendaftaran Terintegrasi Berbasis NIK
Untuk mencegah adanya pendaftaran ganda, panitia menerapkan sistem pendataan terpusat. Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi ketentuan utama dalam proses registrasi.
Ia menjelaskan bahwa setiap NIK hanya dapat digunakan satu kali dan tidak bisa didaftarkan di lebih dari satu platform penyelenggara.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini, berikut tahapan pendaftarannya:
- Memantau informasi melalui akun resmi media sosial BUMN peserta atau situs resmi BP BUMN.
- Mengunduh dan menggunakan aplikasi pendaftaran yang disediakan masing-masing BUMN penyelenggara.
- Mengisi data diri sesuai KTP atau Kartu Keluarga, termasuk NIK.
- Menunggu proses verifikasi sistem. Peserta yang lolos akan memperoleh notifikasi terkait jadwal check-in dan keberangkatan.
Sementara itu, Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata, memastikan seluruh armada telah menjalani uji kelaikan (ramp check) sebelum dioperasikan.
Selain kondisi kendaraan, kesiapan serta kompetensi pengemudi juga menjadi perhatian penting guna menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
Ia menegaskan bahwa BUMN berkomitmen memberikan layanan mudik yang aman, tertib, dan berkualitas bagi masyarakat.
Kesimpulan
Semoga pelaksanaan tahun ini berjalan lancar, aman, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh pemudik yang merayakan Hari Raya bersama keluarga tercinta.
Sumber Referensi
- https://indonesiainside.id/news/humaniora/2026/02/18/mudik-gratis-bumn-2026-dibuka-kuota-100-ribu-orang-cek-cara-daftar-dan-syaratnya

















