Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Melalui program Ramadan Berbagi Menebar Kebaikan, Menggapai Keberkahan, ribuan paket bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kota Medan, Sabtu (14/3/2026).
Sebanyak 2.000 paket bakti sosial diberikan kepada bilal mayit, nazir masjid, guru mengaji, marbot, imam masjid, dan masyarakat dhuafa. Kegiatan berlangsung di Masjid Al Azis dan digelar bersama Yayasan Sinergi Cita Indonesia.
Program ini merupakan inisiatif dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang selama ini berkontribusi dalam kegiatan keagamaan.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 16.00 WIB tersebut diawali dengan pembukaan acara dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hamdan Syukron, S.Ag.
Dalam kesempatan itu, Irwansyah Putra Nasution, S.H., M.H. selaku Ketua Yayasan SCI (Sinergi Cita Indonesia) sekaligus Ketua Umum Pemuda ICMI Sumatera Utara menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, atas kepedulian dan perhatian beliau kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial ini. Semoga bantuan yang diberikan menjadi berkah dan memberikan manfaat bagi para penerima,” ujar Irwansyah.
Hal senada disampaikan Ketua Bilal Mayit dan Penggali Kubur Kota Medan, Usman.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang telah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan para penerima manfaat lainnya,” ungkapnya.
Ketua BKM Masjid Al Azis, Dr. Dedi Irawan Nasution, menilai bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap profesi yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemerintah memberikan perhatian kepada profesi-profesi yang memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat. Profesi seperti bilal mayit dan pengurus masjid merupakan pekerjaan yang sangat mulia,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Gedung Johor, Ilham Hafid Nasution, menilai kegiatan ini menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena menunjukkan bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan hadir di tengah masyarakat serta memberikan perhatian melalui kegiatan bakti sosial seperti ini,” ujarnya.
Perwakilan kementerian yang hadir, Sukamto, S.Kom., M.H., selaku Kepala Seksi Pemeriksaan III Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, juga memberikan apresiasi kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan SCI (Sinergi Cita Indonesia) serta seluruh pihak yang telah memfasilitasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan bakti sosial ini. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian yang diinisiasi oleh Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan simbolis paket bantuan kepada perwakilan penerima manfaat yang kemudian diikuti dengan sesi dokumentasi bersama.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dapat terus berkembang di tengah masyarakat, khususnya pada bulan Ramadan.










