Kota Medan terkenal tidak hanya karena kulinernya yang khas dan keragaman budayanya, tetapi juga menyimpan sejumlah masjid bersejarah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Islam di Sumatera Utara.
Masjid adalah rumah Allah, tempat manusia beribadah dan mengingat-Nya. Orang yang memakmurkan masjid akan mendapat keberkahan, karena masjid merupakan salah satu tempat terbaik di muka bumi sebagai penunjuk kebaikan dan pusat kegiatan keagamaan.
Saat berkunjung ke Medan, selain mencicipi kuliner khas, perjalanan akan lebih lengkap jika Anda juga mengunjungi situs-situs bersejarah, salah satunya masjid-masjid bersejarah.
Berikut ada beberapa masjid yang wajib dikunjungi untuk menambah wawasan dan pengalaman spiritual di Medan.
Masjid Raya Al-Mashun
Sebagai simbol kota Medan, Masjid Raya Al-Mashun dibangun pada 1906 oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid. Masjid ini memadukan gaya arsitektur Timur Tengah, Maroko, Spanyol, dan Melayu, menjadikannya salah satu masjid terindah di Indonesia. Setiap sudut bangunannya menyimpan cerita kejayaan Kesultanan Deli.
Lokasi: Jl. Sisingamangaraja No. 74c, Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara
Masjid Al-Osmani (Masjid Kuning)
Masjid tertua di Medan, berdiri sejak 1854. Warna kuning masjid melambangkan kemegahan Melayu Deli. Bangunannya memadukan gaya India, China, Eropa, dan Timur Tengah, dengan tampilan yang sangat khas dan unik.
Lokasi: Jl. KL. Yos Sudarso No.Km.19 5, Labuhan, Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara.]
Masjid Ghaudiyah Kampung Madras
Dibangun oleh komunitas Tamil Muslim pada abad ke-19, masjid ini memiliki ornamen dan desain bernuansa India Selatan. Masjid ini menjadi saksi sejarah keberadaan masyarakat India Muslim di Medan.
Lokasi: Jalan KH Zainul Arifin, Kampung Madras, Kota Medan.
Masjid Lama Gang Bengkok
Masjid ini mencerminkan akulturasi budaya Tionghoa dan Islam, dengan warna-warna cerah dan detail artistik khas Tionghoa. Pendirinya adalah seorang Tionghoa Muslim bernama Tjong A Fie.
Lokasi: Gang Bengkok, Jalan Masjid, Kota Medan.
Masjid Taufiqiyah
Dibangun oleh komunitas Tamil pada awal abad ke-20, masjid ini berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat keturunan India Muslim. Bangunannya sederhana namun kaya sejarah.
Lokasi: Medan, Sumatera Utara.
Masjid As-Sa’adah Medan Maimun
Terletak di Tj. Mulia, Kecamatan Medan Deli, masjid ini dekat dengan Istana Maimun dan menjadi bagian dari kawasan Kesultanan Deli. Meski tampak sederhana, masjid ini memiliki nilai historis karena menjadi tempat ibadah keluarga kerajaan.
Masjid Jami’ Medan Perjuangan
Dibangun pada masa kolonial, masjid ini pernah menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Hingga kini, masjid masih aktif sebagai tempat ibadah dan kegiatan masyarakat sekitar.
Lokasi: Jl. Prof. H. M. Yamin No.51, Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan.
Masjid Al-Hassanah Medan Kota
Masjid berusia lebih dari satu abad ini mempertahankan arsitektur klasik Melayu. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi sebagai pusat kegiatan pendidikan dan pengajian untuk generasi muda.
Lokasi: Jl. Letjen Djamin Ginting (Padang Bulan), Medan, Sumatera Utara.
Masjid Agung Medan
Masjid megah ini terletak di Jl. Pangeran Diponegoro, Madras Hulu, Medan Polonia. Dengan menara tertinggi di Medan dan kapasitas hingga 10.000 jamaah, masjid ini menjadi ikon baru kota Medan. Interiornya dihiasi kaligrafi indah dan dilengkapi fasilitas modern seperti menara city view, roof garden, lift, dan ruang serbaguna.
Masjid Titi Kuning
Masjid ini terkenal karena arsitektur lamanya yang masih terjaga. Menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat, masjid ini menyimpan sejarah perkembangan Islam di wilayah Medan bagian selatan.
Kesimpulan
Semoga perjalanan menelusuri masjid-masjid bersejarah di Medan ini dapat menambah wawasan, memperkaya pengalaman spiritual, dan menginspirasi kita untuk lebih menghargai warisan budaya serta sejarah Islam di kota ini.
Sumber Referensi
- https://www.detik.com/sumut/budaya/d-8271055/mengenal-10-masjid-bersejarah-di-medan-dari-arsitektur-hingga-ceritanya

















