Memulai investasi saham sering dianggap membutuhkan dana besar. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Bagi anak muda maupun mahasiswa yang ingin mulai terjun ke dunia pasar modal, modal kecil justru bisa menjadi langkah awal yang tepat dan minim risiko.
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), pembelian saham dilakukan dalam satuan lot, di mana 1 lot terdiri dari 100 lembar saham. Artinya, jika harga saham Rp500 per lembar, maka Anda hanya membutuhkan sekitar Rp50.000 untuk membeli 1 lot. Hal ini membuka peluang besar bagi pemula untuk mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar.
Rekomendasi Saham Yang Cocok Untuk Investor Pemula
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
BBRI dikenal sebagai salah satu saham unggulan dengan pembagian dividen yang rutin. Meskipun harga per lembar biasanya berada di kisaran Rp4.000–Rp5.000, saham ini tetap menarik karena fundamentalnya kuat, terutama dari sektor UMKM yang menjangkau hingga pelosok daerah. Cocok bagi investor muda yang mencari kestabilan jangka panjang.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, TLKM memiliki bisnis yang stabil di tengah kebutuhan internet yang terus meningkat. Saham ini sering dianggap defensif karena permintaan layanan data cenderung konsisten, sehingga cocok untuk investasi jangka panjang.
PT Bukalapak.com Tbk (BUKA)
BUKA menjadi pilihan menarik bagi investor yang tertarik dengan sektor teknologi. Dengan harga saham yang relatif murah, investor bisa mulai belajar memahami pergerakan saham growth. Meski fluktuatif, perusahaan ini memiliki potensi jangka panjang serta cadangan kas yang besar.
PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)
FREN dikenal sebagai saham dengan harga sangat terjangkau. Bahkan, investor bisa membeli 1 lot dengan modal yang sangat kecil. Saham ini cocok digunakan sebagai sarana belajar memahami mekanisme pasar seperti antrean beli dan jual di aplikasi trading.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
GOTO merupakan perusahaan teknologi dengan ekosistem yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari transportasi hingga belanja online. Harga sahamnya yang murah membuatnya mudah diakses oleh investor pemula yang ingin belajar sekaligus berinvestasi di perusahaan digital.
Tips Penting Investasi Saham untuk Pemula
Investasi bukan soal seberapa besar modal yang dimiliki, tetapi tentang konsistensi dalam menanamkan dana. Salah satu strategi yang bisa digunakan adalah Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu membeli saham secara rutin dalam jumlah tertentu. Selain itu, penting untuk melakukan riset mandiri (Do Your Own Research/DYOR) sebelum membeli saham. Pastikan juga Anda menggunakan aplikasi sekuritas yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar transaksi lebih aman.
Kesimpulan
Investasi saham kini semakin mudah diakses oleh siapa saja, termasuk anak muda dengan modal terbatas. Dengan memilih saham yang tepat dan menerapkan strategi yang konsisten, Anda bisa mulai membangun portofolio sejak dini. Ingat, kunci utama dalam investasi adalah disiplin, kesabaran, dan kemauan untuk terus belajar.
Sumber
https://rakyatcirebon.disway.id/gaya-hidup/read/667710/5-rekomendasi-saham-di-bawah-rp100000-cocok-untuk-investor-muda/30










