Program mengajak anak yatim berbelanja pakaian Lebaran yang digelar komunitas Gerakan Istiqomah Sedekah (GIS) Medan telah berlangsung selama sembilan tahun berturut-turut dan menjadi salah satu kegiatan rutin setiap bulan Ramadan.
Koordinator kegiatan GIS, M. Exsan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi keinginan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
“Ya, memang ini agenda rutin setiap tahun. Dan kita memang membiasakan untuk mengajak anak-anak yatim untuk menggembirakan hati mereka. Bagaimana caranya mereka merasa ada orang tua atau orang yang menyayangi mereka. Jadi memang di bulan Ramadan ini, di program terakhir, di setelah program-program sebelumnya, ini menjadi program penutup untuk membelanjakan adik-adik yatim di salah satu mal, dan alhamdulillah disupport dengan orang-orang baik,” ungkapnya saat di wawancara, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan bahwa fokus terhadap anak yatim juga didasari nilai-nilai dalam ajaran Islam yang mendorong umat untuk memuliakan mereka.
“Ya, seperti kita tahu sebenarnya di dalam Islam Rasulullah itu pernah mengatakan, ‘Aku dan anak yatim seperti jari jemari yang berdekatan.’ Maksudnya kita pengen mengambil keberkahan. Kata Rasulullah dengan mencintai anak yatim, maka mencintai dan insyaallah dekat sama Rasulullah nantinya. Makanya fokus dan concern-nya kita di setiap bulan Ramadan kita mengajak anak-anak yatim. Dan ini tahun kesembilan kita mengajak anak-anak yatim belanja baju lebaran,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme anak-anak terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Bahkan sebelum kegiatan berlangsung, beberapa orang tua dan anak-anak sudah menanyakan apakah mereka akan kembali diajak berbelanja.
“Ya, jadi sebelum agenda lebaran ini, bahkan dari orang tua dan anak-anaknya sendiri sudah sebenarnya sudah pada nanyain ke GIS. ‘Bang, kami tahun ini tetap dibawa nggak?’ Makanya itu menjadi salah satu latar belakang. Kita kepengen membahagiakan mereka, karena mereka sudah berharap untuk kepengen juga dibawa belanja,” ungkapnya.
Exsan berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dengan dukungan lebih banyak pihak sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat merasakan manfaatnya.
“Harapannya tentu kita pengen kegiatan ini terus berlanjut setiap tahunnya. Dan kalau bisa jumlah anak yang kita ajak lebih banyak lagi. Kita juga mengajak orang-orang baik di luar sana untuk jangan ragu berbagi, karena sekecil apa pun yang kita berikan, itu sangat berarti buat senyuman mereka. Dan semoga GIS bisa terus menebar manfaat, tidak hanya di bulan Ramadan, tapi juga di bulan-bulan lainnya,” pungkasnya










