Info
Beranda / Info / Setelah Ditutup di 7.026, Prediksi IHSG Besok: Lanjut Terkoreksi atau Potensi Pembalikan?

Setelah Ditutup di 7.026, Prediksi IHSG Besok: Lanjut Terkoreksi atau Potensi Pembalikan?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Kamis, 2 April 2026. Penurunan yang terjadi bukan merupakan tekanan mendadak, tetapi penurunan bertahap yang terus terbentuk sepanjang sesi. IHSG terkoreksi 2,19 persen dan berakhir di level 7.026, bergerak mendekati area support penting di 7.022. Sepanjang perdagangan, tekanan jual terlihat dominan dan menjaga indeks berada di zona negatif.



IHSG Masih di Fase Korektif Berdasarkan Struktur Gelombang

Dilansir dari laman kabarbursa.com, dalam pemetaan teknikal yang disusun oleh MNC Sekuritas, IHSG disebut masih berada pada wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam. Struktur ini menandakan bahwa ruang koreksi masih terbuka. Jika tekanan berlanjut, area yang perlu diwaspadai berada di rentang 6.745 hingga 6.849 sebagai potensi target koreksi berikutnya.Namun demikian, analis juga melihat skenario alternatif. Dalam kondisi terbaik (best case scenario), IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga membuka peluang untuk pembalikan arah menuju penguatan. Jika skenario ini terkonfirmasi, indeks berpotensi menuju resistance berikutnya di rentang 7.450 hingga 7.675.



Arah Pergerakan Ditentukan Support-Resistance Pekan Depan

Zona teknikal yang perlu diperhatikan untuk pergerakan pekan depan berada pada:

  • Support: 7.022 dan 6.917
  • Resistance: 7.302 dan 7.434

Pergerakan indeks antara level-level tersebut akan menentukan apakah tekanan jual masih mendominasi atau mulai digantikan oleh fase akumulasi baru.

Saham IMPC: Koreksi Ringan dengan Pola Akumulasi

IMPC pada penutupan sebelumnya turun 1,75 persen ke level 2.240. Penurunan harga masih dibarengi volume beli meskipun mulai melandai. Secara teknikal, IMPC berada pada wave C dari wave (B). Area akumulasi berada di 2.130–2.200, dengan potensi target ke 2.430–2.580.



INDY Menguat, Didorong Volume Pembelian dan Break MA60

INDY justru mencatat kenaikan 2,40 persen ke posisi 3.410. Penguatan ini semakin kuat karena ditopang dominasi volume pembelian dan kemampuan harga menembus MA60, yang menjadi sinyal perubahan tren. INDY diperkirakan berada pada wave B dari wave (A), dengan area buy on weakness 3.280–3.390, serta target harga 3.550–3.710.

VKTR Masih Tertekan, tetapi Bertahan di Atas MA20

VKTR turun 4,91 persen ke level 775. Meski tekanan jual kuat, pergerakan harga masih tertahan di atas MA20. VKTR berada pada awal wave [iii] dari wave C dari wave (B), dengan area masuk 715–765 dan target 860–920.



WIFI Melemah Tajam, tetapi Struktur Gelombang Masih Terjaga

WIFI terkoreksi lebih dalam 5,75 persen ke 2.130 dan sempat menembus MA20. Meski begitu, secara struktur WIFI masih berada pada wave C dari wave (B). Area spekulatif berada di 2.040–2.120, dengan target menuju 2.420–2.700.

Kesimpulan

Struktur IHSG masih menunjukkan fase korektif, sementara beberapa saham mulai menunjukkan pola teknikal yang tidak seragam. Ada yang membentuk fase akumulasi baru, ada yang mulai bergerak naik dengan dukungan teknikal kuat. Situasi ini mengisyaratkan bahwa perdagangan pekan depan akan dipengaruhi dua kondisi: tekanan indeks yang masih berlangsung, dan peluang pada saham-saham tertentu yang mulai menunjukkan potensi penguatan.



Sumber referensi

https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/ihsg-ditekan-ke-7026-besok-masih-turun-atau-siap-balik-arah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan