Sopir Bus Halmahera BK 7347 UA dilaporkan melarikan diri usai bus yang dikemudikannya mengalami kecelakaan maut di ruas Jasamarga Kuala Namu Tol (JMKT) KM 63.200 Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (11/5/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan empat penumpang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka berat. Polisi kini masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan sekaligus mencari keberadaan sopir bus yang diduga kabur setelah insiden terjadi.
Petugas PJR Bripka Rendi Sinaga mengatakan kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi L300 bermuatan ayam potong mengalami kecelakaan tunggal hingga melintang di badan jalan tol.
Dalam kondisi jalan yang terhalang kendaraan tersebut, Bus Halmahera yang datang dari arah belakang diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya menabrak L300 dan terbalik keluar jalur.
“Bus Halmahera diduga menghantam kendaraan L300 yang sebelumnya sudah terbalik di badan jalan. Setelah itu sopir membanting setir ke arah kiri hingga bus keluar jalur dan terbalik di pinggir tol,” ujar Bripka Rendi Sinaga.
Ia menyebut proses evakuasi korban berlangsung cukup dramatis karena sejumlah penumpang mengalami luka berat dan terjebak di dalam bus yang terbalik.
“Ada empat korban meninggal dunia dari pihak Bus Halmahera dan beberapa lainnya mengalami luka berat. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit Sari Mutiara, Grand Medistra, dan rumah sakit umum lainnya,” katanya.
Rendi juga membenarkan bahwa sopir bus tidak ditemukan di lokasi usai kecelakaan.
“Untuk sopir Bus Halmahera saat ini kabur dari lokasi kejadian dan masih dalam penanganan Satlantas Polres Sergai untuk dilakukan pencarian serta pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

