Badan Gizi Nasional (BGN) kembali membuka peluang bagi masyarakat yang berminat untuk bergabung sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2026.
Kesempatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sumber daya manusia di lingkungan BGN, khususnya dalam mendukung program-program gizi nasional yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Rekrutmen kali ini mencakup tahap 3 dan 4 dengan total kuota formasi yang mencapai puluhan ribu, sehingga memberikan kesempatan luas bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk berkontribusi secara langsung dalam sektor kesehatan dan gizi.
Mengenal Status PPPK Di Badan Gizi Nasional
PPPK BGN adalah bentuk kepegawaian dengan sistem perjanjian kerja yang ditujukan khusus untuk mengisi posisi di Badan Gizi Nasional. Lembaga ini berada di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan dan berfokus pada penanganan masalah gizi, termasuk gizi buruk dan stunting, yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia.
Berbeda dengan ASN reguler yang berstatus PNS, pegawai PPPK bekerja berdasarkan kontrak dengan jangka waktu tertentu yang bisa diperpanjang sesuai kebutuhan organisasi dan penilaian kinerja. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, status ini memberikan hak atas penghasilan tetap, tunjangan, serta perlindungan kerja, meski tidak memiliki status pegawai tetap seperti PNS.
Badan Gizi Nasional sendiri dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, dengan tugas pokok merancang dan melaksanakan kebijakan percepatan penurunan stunting secara terpadu.
Agar dapat menjalankan peran strategis tersebut, BGN memerlukan tenaga ahli dan profesional dari berbagai disiplin ilmu yang mendukung program gizi nasional.
Rekrutmen PPPK BGN Sebelumnya
Sebelumnya, BGN telah menyelesaikan pelaksanaan PPPK tahap 1 dan 2:
- Tahap 1: Dilaksanakan pada 1 Juli 2025 dengan 2.080 formasi untuk jalur tertentu.
- Tahap 2: Dijadwalkan Februari 2026 dengan total 32.000 pegawai, terdiri dari:
- 31.250 formasi khusus
- 750 formasi umum
- 750 pegawai inti SPPG MBG
Dua tahap awal ini bertujuan memperkuat tenaga kerja BGN untuk mendukung program gizi nasional di seluruh Indonesia.
Tahap 3 Dan 4: Total 32.460 Formasi
Untuk tahap 3 dan 4, BGN membuka seleksi kembali dengan total 32.460 formasi. Target dari pembukaan tahap ini adalah mencapai 99.000 pegawai PPPK pada tahun 2026 agar program layanan gizi nasional dapat berjalan optimal.
Siapa Yang Bisa Mengikuti Seleksi
Rekrutmen PPPK BGN tahap 3 dan 4 terbuka bagi:
- Pelamar umum
- Lulusan baru/fresh graduate
- Tenaga profesional
Meskipun daftar formasi resmi belum dirilis, calon pelamar disarankan untuk mulai menyiapkan dokumen penting, kualifikasi pendidikan, dan memahami mekanisme seleksi PPPK.
Tips Persiapan Pendaftaran PPPK
- Periksa persyaratan pendidikan dan pengalaman kerja sesuai kategori pelamar.
- Siapkan dokumen resmi seperti ijazah, KTP, dan dokumen pendukung lainnya.
- Pantau informasi terbaru melalui situs atau akun resmi BGN terkait PPPK.
- Latih kemampuan dasar bila seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Kesimpulan
Semoga dengan dibukanya rekrutmen PPPK BGN tahap 3 dan 4 ini, semakin banyak tenaga profesional dan lulusan baru yang bergabung untuk mendukung program gizi nasional.
Sumber: https://www.klikpendidikan.id/news/35816604093/menuju-99-ribu-pppk-bgn-tambah-32460-formasi-di-tahap-3-dan-4

















