Jumat, 7 Agustus 2026
Informasi Aktual
No Result
View All Result
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Info
    • Pendidikan
    • Ekonomi
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Kesehatan
  • BPJS
    • BPJS Kesehatan
    • BPJS Ketenagakerjaan
  • CPNS
    • PPPK
  • Info
    • Pendidikan
    • Ekonomi
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Medan aktual
No Result
View All Result

Takbir Idul Fitri dan Idul Adha Ternyata Berbeda, Ini Penjelasan Durasi dan Batas Waktunya

Ahmad Rivaldi by Ahmad Rivaldi
21 Maret 2026
in Info
0
Takbir Idul Fitri dan Idul Adha Ternyata Berbeda, Ini Penjelasan Durasi dan Batas Waktunya

Takbir Idul Fitri dan Idul Adha Ternyata Berbeda, Ini Penjelasan Durasi dan Batas Waktunya

Mengumandangkan takbir merupakan syiar Islam yang sangat dianjurkan saat menyambut dua hari raya besar, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Meskipun keduanya merupakan bentuk pengagungan kepada Allah SWT, terdapat perbedaan mendasar dalam hal jenis takbir, durasi pelaksanaan, serta batas akhir waktunya. Memahami perbedaan ini penting bagi umat Muslim agar dapat menjalankan ibadah sesuai dengan tuntunan sunnah yang tepat.



Takbir Mursal pada Idul Fitri

Takbir pada hari raya Idul Fitri disebut dengan Takbir Mursal. Karakteristik utamanya adalah tidak terikat oleh waktu sholat lima waktu. Umat muslim dapat melantunkannya kapan saja dan di mana saja, baik di masjid, rumah, pasar, maupun dalam perjalanan. Berdasarkan artikel tersebut, waktu dimulainya takbir Idul Fitri adalah sejak matahari terbenam pada malam terakhir bulan Ramadan (malam takbiran). Batas akhir takbir Idul Fitri tergolong singkat. Takbir ini berakhir ketika imam sudah mulai melaksanakan sholat Idul Fitri. Begitu takbiratul ihram sholat Id dikumandangkan, maka berakhir pula kesunnahan membaca takbir mursal tersebut. Hal ini menandakan transisi dari kegembiraan menyambut hari raya menuju inti ibadah sholat itu sendiri.



Takbir Muqayyad pada Idul Adha

Berbeda dengan Idul Fitri, takbir pada Idul Adha bersifat lebih kompleks karena mencakup Takbir Muqayyad. Takbir ini disebut “muqayyad” karena pelaksanaannya terikat atau menyertai waktu-waktu sholat fardhu.
Selain bisa dilakukan secara bebas seperti takbir mursal, umat muslim disunnahkan membaca takbir setiap selesai menunaikan sholat lima waktu selama hari raya dan hari-hari tasyrik. Durasi takbir Idul Adha jauh lebih panjang dibandingkan Idul Fitri. Takbir dimulai sejak waktu subuh pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) dan terus berlanjut hingga hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Batas akhir takbiran Idul Adha adalah pada waktu Ashar di hari terakhir Tasyrik (13 Dzulhijjah). Panjangnya durasi ini berkaitan dengan kemuliaan bulan Dzulhijjah dan ibadah qurban yang menyertainya.



Kesimpulan

Perbedaan utama terletak pada rentang waktu dan keterikatannya dengan sholat. Idul Fitri hanya memiliki takbir mursal dengan durasi semalam suntuk hingga pagi hari sholat Id. Sementara itu, Idul Adha memiliki kombinasi takbir mursal dan muqayyad yang berlangsung selama lima hari berturut-turut.

Sumber

https://www.detik.com/kalimantan/berita/d-8408794/beda-takbiran-idul-fitri-dengan-idul-adha-kapan-batas-akhirnya

Tags: Ini Penjelasan Durasi dan Batas WaktunyaTakbir Idul Fitri dan Idul Adha Ternyata BerbedaTakbir Muqayyad pada Idul AdhaTakbir Mursal pada Idul Fitri
Next Post
Rekomendasi 9 Dokter Anak Terbaik di Jakarta dan Klinik Tempat Mereka Praktik

Rekomendasi 9 Dokter Anak Terbaik di Jakarta dan Klinik Tempat Mereka Praktik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi terkini di Indonesia, Saldo Dana, Gopay, E Wallet, Informasi bantuan sosial, bantuan pendidikan, beasiswa dan desil serta informasi update lainnya

  • BPJS
  • CPNS
  • Info
  • Tips dan Panduan
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.